Batik Betawi Sukapura Tembus Pasar Global, Tekankan Pelestarian Budaya
📅 Jumat, 10 Apr 2026, 18:25 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri peluncuran Batik Betawi khas Sukapura di Kampung Budaya Betawi Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (10/4). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan budaya Betawi.
Rano menyampaikan rasa bangga atas inisiatif masyarakat dalam mengembangkan batik sebagai bagian dari pelestarian budaya. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga.
"Saya sangat bangga dan bahagia. Saya ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut dan bisa menghidupi warga di sini," ujarnya.
Ia juga mendorong peningkatan pelatihan bagi masyarakat agar kemampuan membatik semakin berkembang. Menurutnya, inovasi seperti teknik eco print perlu diperkenalkan untuk memperluas kreativitas para pengrajin.
"Kegiatan membatik ini bisa menghidupi warga di sini. Karena itu, saya mengimbau agar pelatihan terus ditambah, termasuk pengembangan teknik seperti eco print agar semakin berkembang," lanjutnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rano menilai kawasan budaya seperti Kampung Budaya Betawi Sukapura memiliki peran penting dalam menjaga nilai tradisi. Ia mengingatkan bahwa hilangnya budaya akan berdampak pada hilangnya identitas dan nilai-nilai masyarakat.
"Kalau kebudayaan hilang, maka hilang pula tradisi dan adab kita," katanya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Rano, akan terus mendukung perbaikan fasilitas dan peningkatan kapasitas masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Inisiatif seperti ini menjadi penting. Sebagai kota global, Jakarta tidak boleh melupakan akar budayanya dan justru harus menjadikannya sebagai jati diri kota," jelasnya.
Menjelang peringatan 500 tahun Jakarta, Rano berharap masyarakat dapat terus berinovasi dalam menciptakan motif batik khas. Ia menilai batik dapat menjadi simbol perjalanan panjang sejarah ibu kota.
Ia juga mengapresiasi penampilan seni yang ditampilkan warga, termasuk anak-anak. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan akan membuka peluang mereka tampil di panggung yang lebih luas.
"Ke depan, saya berharap Batik Betawi khas Sukapura ini tidak hanya dikenal di Jakarta, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional," pungkasnya.
Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pengembangan budaya. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!