Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Siak Selidiki Siswa Tewas akibat Ledakan saat Praktik Sains

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Siak Selidiki Siswa Tewas akibat Ledakan saat Praktik Sains Doc: ANTARA
Ket. Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Siak merupakan tempat kegiatan pendidikan siswa berinisial MA (15) yang meninggal dunia akibat ledakan senapan rakitan hasil karyanya dalam mengikuti praktik laboratorium sains di sekolah tersebut.

SIAK – Kepolisian Resor Siak, Provinsi Riau, menyelidiki seorang siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Siak berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sain.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Siak, Ajun Komisaris Polisi Raja Kosmos Parmulais, mengatakan peristiwa terjadi saat korban mempraktikkan alat yang diduga berupa senapan tiba-tiba terjadi ledakan, yang menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala, Rabu (08/4).

"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” katanya di Siak, Kamis(09/4).

Saat itu adalah jam kegiatan ujian praktik sains pelajaran IPA dengan lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Masing-masing kelompok akan memperagakan hasil karya sains yang telah mereka kerjakan.

Ketika giliran kelompok MA, dia (MA) menyuruh teman kelompoknya untuk menjauh dari titik TKP. Pasalnya MA akan memperagakan ujian praktiknya yang berupa senapan 3D rakitan yang dibuatnya.

MA mengambil posisi sebagai peraga dan melakukan tembakan senapan yang dibuatnya. Akan tetapi pada saat tembakan dilakukan terjadi ledakan di senapan rakitan tersebut yang mengakibatkan keluar asap dan suara ledakan disusul berhamburannya sejumlah material.

"Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah akibat terkena pecahan senapan tersebut," ujarnya.

Korban selanjutnya sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

"Sejumlah barang bukti terkait proyek sains tersebut turut diamankan untuk keperluan penyelidikan,' kata Raja.

Menurut dia, diduga penyebab ledakan yaitu hasil karya sains korban berbentuk bagian-bagian plastik, potongan besi dan bubuk hitam, namun kepolisian belum bisa memastikan jenis bubuk hitam itu karena harus dilakukan uji laboratorium.

"Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Kebakaran Dua Rumah di Caku...
Luar Negeri
Ukraina Beri Sinyal Hentika...
Luar Negeri
Turki Ingin Laut Hitam Aman...
Advertisement
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.