Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Hijau di Tengah Kecemasan Global, Investor Seolah Menantang Risiko

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 18:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Hijau di Tengah Kecemasan Global, Investor Seolah Menantang Risiko Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto
Ket. Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham atau IHSG di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di tengah kekhawatiran pelanggaran gencatan senjata AS–Iran mencerminkan dinamika pasar yang lebih didorong oleh ekspektasi jangka pendek ketimbang kepastian fundamental.

Sentimen awal dari kesepakatan damai sempat memicu euforia dan meningkatkan risk appetite investor, mendorong indeks naik signifikan.

Namun, penguatan ini berlangsung di atas fondasi yang masih rapuh. Keraguan terhadap keberlanjutan gencatan senjata—termasuk potensi pelanggaran—membuat pasar tetap dibayangi volatilitas, sehingga kenaikan IHSG lebih bersifat opportunistic rally daripada tren yang solid.

Kondisi ini menunjukkan pasar saham cenderung “priced in optimism, but hedging uncertainty”: investor merespons cepat kabar positif, tetapi tetap berhati-hati terhadap risiko eskalasi lanjutan.

Akibatnya, IHSG berpotensi bergerak fluktuatif dalam jangka pendek, dengan arah yang sangat bergantung pada kredibilitas dan keberlanjutan proses damai tersebut.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/4) sore, ditutup menguat 28,38 poin atau 0,39 persen ke posisi 7.307,59 di tengah kekhawatiran dilanggarnya kesepakatan gencatan senjata antara Iran dengan pihak Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,28 poin atau 0,04 persen ke posisi 733,90.

“Bursa Asia didominasi pelemahan, seiring harga minyak yang naik tipis di tengah ketidakpastian berkelanjutan terkait kesepakatan gencatan senjata antara Iran dengan pihak AS dan Israel” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah, seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa beberapa elemen dalam proposal gencatan senjata telah dilanggar menyusul serangan terbaru Israel ke Lebanon, sementara Teheran masih sebagian besar memblokir Selat Hormuz.

Harga minyak mentah global berbalik menguat yaitu minyak jenis WTI berada di level 97,44 dolar AS per barel, sementara minyak jenis Brent berada di level 97,77 dolar AS per barel pada perdagangan Kamis (9/4) sore pukul 16.54 WIB.

Di sisi lain, risalah rapat kebijakan terbaru bank sentral AS The Fed menunjukkan semakin banyak anggota yang melihat potensi kenaikan suku bunga sebagai langkah yang diperlukan untuk menekan inflasi, meskipun banyak yang masih berharap langkah berikutnya bisa berupa penurunan suku bunga.

Dari dalam negeri, Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik mobil listrik dan menyatakan komitmennya untuk mendukung hilirisasi.

Selain itu, Ia juga menyatakan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman untuk satu tahun ke depan sehingga mengurangi kekhawatiran terhadap eskalasi konflik Timur Tengah yang tak kunjung usai.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih bergerak ke zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Rona
Mino WINNER Kembali Jalani ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.