Waspada! Komodo Masuk Permukiman Warga, BBKSDA NTT Lakukan Pemantauan Intensif
Rabu, 08 Apr 2026, 12:30 WIBKupang - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) memasang 12 kamera jebak untuk memantau pergerakan komodo di Kelurahan Poto, Kabupaten Manggarai Timur.
Kepala BBKSDA NTT Adhi Nurul Hadi di Kupang, Rabu (8/4), mengatakan hal ini dilakukan untuk memonitoring pergerakan komodo sekaligus mencegah konflik berulang.
"Pada tanggal 31 Maret 2026 lalu warga Dusun Parasai, Kelurahan Pota, juga melaporkan kemunculan komodo berukuran sekitar 1,7 meter yang memangsa ternak warga," katanya.
Tak hanya kamera jebak, pihaknya juga memasang kandang perangkap di daerah itu guna mencegah masuknya komodo ke sekitar lingkungan warga.
Adhi menegaskan  komodo merupakan satwa dilindungi yang keberadaannya harus dijaga bersama, sehingga masyarakat diminta tidak melakukan tindakan yang membahayakan.
âJika menemukan satwa liar di sekitar permukiman, segera laporkan kepada petugas agar penanganannya sesuai prosedur,â ujarnya.
Peredaran satwa komodo, kata dia, tidak hanya ada di Pulau Rinca ataupun di Pulau Komodo di Kawasan Taman Nasional (TN) Komodo. Namun tersebar juga di beberapa wilayah di Pulau Flores, salah satunya di Kabupaten Manggarai Timur yang lokasinya di hutan.
Selain itu ada juga komodo di Pulau Longos serta Pulau Ontoloe.
Karena itu pemantauan tersebut dilakukan, kata dia, agar tidak ada warga yang terkena gigitan komodo, yang tentu saja tidak diinginkan.
BKSDA NTT juga mengingatkan bahwa segala bentuk penangkapan, kepemilikan, maupun perdagangan ilegal satwa dilindungi dapat dikenai sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Disbudpar Jayapura: Budaya Papua Bernilai Ekonomis
-
Polisi Mentok Minta Warga Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Perairan Tembelok
-
Perkuat Ketahanan Pangan dan Air Indonesia Timur: Ini Progres Pembangunan Bendungan Manikin di Kupang
-
Gawat! KKI: 57 Persen Galon Guna Ulang di Pasaran Sudah Kedaluwarsa Pemakaian, Kesehatan Konsumen Dipertaruhkan
-
Film “Nala: Dengar Aku Juga”, Ringgo Agus Rahman Ungkap Kebahagiaan Perankan Sosok Ayah
-
Bukan di Cappadocia, Intip Tradisi Balon Udara Raksasa 20 Meter yang Hiasi Langit Garut Saat Lebaran
-
Wamen LH Ingatkan Risiko Limbah, MBG Harus Ramah Lingkungan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.