Messi Tetap di Puncak, El Khannouss dan Alajbegovic Jadi Bintang Baru FIFA Power Rankings Piala Dunia 2026

Minggu, 28 Jun 2026, 07:00 WIB

ZURICH — Performa para pemain di Piala Dunia 2026 terus berubah seiring berjalannya turnamen. Dalam pembaruan terbaru FIFA Power Rankings, sejumlah nama besar tetap berada di papan atas, sementara beberapa pemain muda mencuri perhatian lewat penampilan impresif.

FIFA Power Rankings menggunakan analisis data untuk mengukur kontribusi pemain sepanjang Piala Dunia 2026. Penilaian dilakukan berdasarkan tiga aspek utama, yakni serangan, kreativitas, dan pertahanan, dengan melihat pengaruh seorang pemain dalam setiap pertandingan.

Ket. Foto: Bilal El Khannouss. — Sumber: FIFA

Sejumlah perubahan besar terjadi setelah rangkaian pertandingan fase grup. Lionel Messi kembali naik ke posisi pertama kategori menyerang setelah tampil gemilang dalam kemenangan Argentina atas Austria.

Sementara itu, Michael Olise tetap menjadi pemain terbaik dalam kategori kreativitas setelah berperan besar dalam kemenangan Prancis 3-0 atas Irak.

Di sektor pertahanan, bek Belgia Brandon Mechele naik satu tingkat dan menempati posisi teratas.

Namun, lonjakan terbesar datang dari pemain muda. Gelandang Maroko Bilal El Khannouss menjadi pemain dengan peningkatan paling tinggi di kategori kreativitas, sedangkan pemain Bosnia-Herzegovina Kerim Alajbegović mencatat kenaikan luar biasa di sektor serangan.

Alajbegovic, Remaja Bosnia yang Menggemparkan

Alajbegovic menjadi salah satu kisah paling menarik dalam Piala Dunia kali ini. Pemain berusia 18 tahun itu tampil menentukan ketika Bosnia-Herzegovina mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Dalam kemenangan atas Qatar, Alajbegovic membuka keunggulan lewat tembakan jarak jauh yang spektakuler. Gol tersebut membuatnya menjadi pemain termuda kedelapan yang mencetak gol di Piala Dunia sekaligus pemain termuda yang mencetak gol dari luar kotak penalti dalam sejarah turnamen.

Kontribusinya tidak hanya terlihat dari gol. Permainannya bersama Sead Kolasinac mampu menciptakan ancaman konstan di sisi serangan Bosnia.

Ia tercatat melakukan 11 kali dribel sukses untuk melewati lawan dan menciptakan banyak situasi berbahaya di sekitar kotak penalti Qatar.

Penampilan luar biasa itu membuat Alajbegovic melonjak 276 posisi ke peringkat 23 kategori serangan dengan nilai 6,26.

Ia juga meningkat dalam kategori kreativitas, naik 25 tingkat ke posisi ketujuh dengan skor 7,15.

El Khannouss Jadi Pengatur Irama Maroko

Pemain Maroko, Bilal El Khannouss, menjadi nama lain yang mencuri perhatian. Gelandang Stuttgart itu menjadi motor penggerak serangan Maroko ketika melakukan comeback dramatis 4-2 atas Haiti.

El Khannouss mengatur tempo permainan melalui distribusi bola progresif dan penempatan posisi yang cerdas di antara lini tengah dan pertahanan lawan.

Ia mencatat 20 operan progresif dan menjadi pemain terbaik dalam hal memecah blok pertahanan lawan.

Kemampuannya mengirim umpan ke area depan membuat Maroko mampu terus mengakses ruang tengah dan mempertahankan tekanan serangan. Berkat penampilan tersebut, El Khannouss melonjak 351 posisi hingga menempati peringkat 24 kategori kreativitas dengan skor 6,81.

Pepe dan Doue Angkat Nama Pantai Gading

Pantai Gading juga memiliki dua pemain yang mengalami peningkatan besar. Nicolas Pépé menjadi salah satu pemain paling menentukan setelah mencetak dua gol saat menghadapi Curacao.

Penampilan tersebut membuatnya naik 137 posisi ke peringkat 19 kategori serangan dengan nilai 6,48.

Rekan setimnya, Guéla Doué, juga mencuri perhatian di lini belakang. Ia mencatat skor pertahanan tertinggi dalam laga tersebut setelah membantu Pantai Gading mencatat clean sheet.

Doué melakukan delapan kali perebutan bola kembali dan tampil sempurna dalam duel serta sapuan. Ia naik 107 posisi ke peringkat 25 pertahanan.

Johnston Jadi Andalan Kanada

Bek kanan Kanada, Alistair Johnston, menjadi salah satu pemain bertahan dengan peningkatan terbesar.

Meski Kanada kalah dari Swiss pada pertandingan terakhir fase grup, Johnston tampil solid. Ia naik 103 posisi ke peringkat 39 kategori pertahanan.

Pemain Celtic FC itu memenangkan lima duel udara dan merebut kembali penguasaan bola sebanyak delapan kali. Kontribusinya membuat Johnston menjadi salah satu pemain bertahan paling konsisten Kanada sepanjang turnamen.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.