Terungkap! Real Madrid Sempat Rayu Zidane Sebelum Pilih Arbeloa, Kenapa Ditolak?
Minggu, 03 Mei 2026, 17:40 WIBJAKARTA - Real Madrid CF dikabarkan sempat mencoba memulangkan legenda klub Zinedine Zidane untuk menangani tim utama sebelum akhirnya menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pengganti Xabi Alonso pada Januari lalu.
Keputusan menunjuk Arbeloa diambil setelah Piala Super Spanyol. Saat itu, manajemen Real Madrid mencari sosok internal yang dinilai memahami kultur klub untuk menstabilkan performa tim.
Namun harapan tersebut belum berjalan sesuai rencana. Arbeloa justru mengalami periode sulit sejak pertandingan pertamanya bersama tim utama.
Debut Arbeloa langsung diwarnai hasil buruk setelah Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey. Kekalahan tersebut langsung memunculkan keraguan terhadap kapasitas mantan pelatih tim junior itu.
Situasi tidak membaik dalam beberapa bulan berikutnya. Hingga mendekati akhir musim, Real Madrid masih belum meraih satu pun gelar.
Kondisi tersebut membuat posisi Arbeloa semakin terancam. Sejumlah laporan menyebut manajemen klub mulai mempertimbangkan pergantian pelatih pada akhir musim.
Meski demikian, Arbeloa disebut masih mendapat dukungan dari para pemain di ruang ganti. Beberapa pemain senior dikabarkan tetap menghormati pendekatan kepelatihannya.
Namun dukungan pemain dinilai belum cukup untuk menyelamatkan posisinya. Manajemen klub disebut lebih menyoroti hasil di lapangan yang jauh dari ekspektasi.
Laporan dari Diario AS menyebut Real Madrid sebenarnya lebih dulu mendekati Zidane pada Desember lalu. Kontak dilakukan bahkan sebelum keputusan resmi memecat Alonso diumumkan.
Manajemen klub menilai Zidane sebagai kandidat ideal. Pengalamannya membawa Real Madrid meraih berbagai gelar menjadi alasan utama pendekatan tersebut.
Pihak klub disebut menanyakan langsung kesiapan Zidane untuk kembali ke Santiago Bernabeu. Namun pelatih asal Prancis itu menolak tawaran tersebut.
Zidane dikabarkan telah memberikan komitmen kepada Tim Nasional Prancis. Ia disebut siap menggantikan Didier Deschamps setelah Piala Dunia FIFA mendatang.
Karena komitmen tersebut, Zidane tidak ingin mengambil pekerjaan lain dalam waktu dekat. Hal itu membuat Real Madrid akhirnya beralih ke Arbeloa.
Sudah lima tahun Zidane tidak melatih sejak meninggalkan Real Madrid. Meski begitu, namanya masih terus dikaitkan dengan klub yang pernah ia bawa meraih tiga gelar Liga Champions beruntun.
Manajemen Real Madrid diyakini masih membuka peluang kerja sama di masa depan. Jika situasi berubah, bukan tidak mungkin Zidane kembali menjalani periode ketiganya di Santiago Bernabeu.
Sementara itu, masa depan Arbeloa akan sangat ditentukan dalam beberapa pekan ke depan. Jika gagal memberikan hasil positif, Real Madrid berpotensi kembali mencari pelatih baru musim panas nanti.
- Zinedine Zidane
- Real Madrid
- Xabi Alonso
- Copa del Rey
- Timnas Prancis
- liga spanyol
- Alvaro Arbeloa
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Real Madrid Siapkan Skema Tukar Tambah, Raul Asencio Bisa Dikorbankan Demi Bek Muda Incaran Perez
-
Florentino Perez Bocorkan Jadwal Rilis Pemain Baru dan Pelatih Anyar Real Madrid
-
AS Siapkan Pengembalian Tarif Impor
-
Liburan Mbappe Picu Kontroversi Jelang El Clasico, Fans Madrid Bereaksi Keras
-
Lomba lari Kerinci100 diikuti 835 peserta dari 20 negara
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
-
Arbeloa Dukung Mourinho Kembali Latih Real Madrid Musim Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.