Baginda Pemuka Bangsa, Gelar Baru Jokowi dari 5 Kerajaan Adat Lampung

Minggu, 28 Jun 2026, 05:21 WIB

Bandar Lampung - Koran Jakarta : Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, resmi menyandang gelar adat kehormatan "Baginda Pemuka Bangsa" dalam sebuah prosesi sakral yang digelar oleh lima kerajaan adat Lampung. Penganugerahan gelar adat yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Rumah Adat Lampung Kedatun Keagungan, yang terletak di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (27/6/2026).

Sejak pagi hari, kawasan Jalan Minak Sangaji telah dipadati oleh ribuan warga yang antusias menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut. Begitu besarnya minat masyarakat, sebagian di antaranya bahkan rela memanjat pagar pembatas hanya untuk sekadar melihat sosok mantan presiden dari kejauhan, meskipun prosesi adat berlangsung secara tertutup dan sarat dengan nilai-nilai sakral yang tidak dapat diakses sembarangan.

Ket. Foto: Presiden RI ke-7 Joko Widodo sesaat setelah menerima gelar Baginda Pemuka Bangsa, di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (27/6/2026). — Sumber: FB Topik Opini


Kedatangan Joko Widodo sekitar pukul 08.10 WIB disambut meriah oleh masyarakat dan para tokoh adat dengan tradisi penyambutan khas Lampung yang dikenal dengan nama Nemui Nyimah, sebuah bentuk penghormatan tertinggi kepada tamu kehormatan. Suasana semakin semarak dengan kehadiran payung-payung adat berwarna kuning, merah, dan putih yang dikibarkan sebagai simbol kebesaran dan kehormatan.

Rombongan Jokowi juga diiringi oleh sorak-sorai masyarakat yang tak henti-henti meneriakkan nama "Pak Jokowi, Pak Jokowi!" saat iring-iringan kendaraan mulai memasuki kompleks Kedaton Keagungan. Suara petasan pun turut bergemuruh sebagai ungkapan kegembiraan dan penghormatan rakyat Lampung kepada tokoh nasional yang dianggap memiliki perhatian besar terhadap budaya dan tradisi Nusantara.

Dalam prosesi pemberian Gelar Baginda Pemuka Bangsa tersebut, Jokowi tampil memukau dengan mengenakan pakaian adat Lampung bernuansa kuning keemasan yang melambangkan keagungan dan kebijaksanaan. Busana tersebut dilengkapi dengan tumpal kain tapis khas Lampung serta penutup kepala adat yang menambah kesan anggun dan berwibawa. Sebelum memasuki ruang utama Kedatun Keagungan, Jokowi terlebih dahulu menjalani serangkaian prosesi penyambutan dari para tetua adat dan panitia pelaksana, yang merupakan bagian dari rangkaian awal upacara pengangkatan gelar adat.

Suasana khidmat namun meriah terasa sangat kental, terlihat dari antusiasme masyarakat adat Lampung yang turut memadati lokasi acara, menjadikan momen ini tidak hanya sekadar seremoni adat, tetapi juga perayaan kebersamaan dan penghormatan terhadap warisan leluhur. Kehadiran Jokowi di tengah masyarakat adat menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai tradisi tetap dijunjung tinggi di tengah arus modernisasi, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara mantan pemimpin bangsa dan rakyat di tanah Lampung.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Koran Jakarta

Berita Terbaru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.