Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Permohonan Visa Pekerja Migran ke Turki Melonjak Dua Kali Lipat, Wamen Christina Cari Solusi

📅 Senin, 06 Apr 2026, 13:24 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Permohonan Visa Pekerja Migran ke Turki Melonjak Dua Kali Lipat, Wamen Christina Cari Solusi Doc: istimewa
Ket. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani (kanan) dalam pertemuan dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Küçükcan, serta Dirjen Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Grata Endah Werdaningtyas, di Kantor Kemenlu, Senin (6/4)

JAKARTA – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, mencari solusi atas meningkatnya permohonan visa kerja bagi pekerja migran Indonesia ke Turki. 

Upaya tersebut ditindaklanjuti Wamen Christina lewat pertemuan dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Küçükcan, serta Dirjen Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Grata Endah Werdaningtyas, di Kantor Kemenlu, Senin (6/4). 

Ia mengatakan, permohonan visa kerja ke Turki meningkat signifikan setahun terakhir.

“Permohonan visa kerja untuk pekerja migran Indonesia ke Turki meningkat cukup tajam, bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya,” ujarnya.

Berdasarkan data yang disampaikan Dubes Talip, pada periode November 2024 hingga April 2025 tercatat sekitar 6.700 aplikasi visa kerja. 

Sementara pada periode yang sama November 2025 hingga April 2026, jumlahnya meningkat menjadi sekitar 12.000 aplikasi, dengan 6.500 di antaranya masih dalam proses.

Menurut Wamen Christina, peningkatan ini perlu direspons dengan langkah strategis agar proses penempatan tetap berjalan lancar dan tidak menimbulkan hambatan bagi pekerja migran Indonesia.

Melalui fasilitasi Kemlu, lanjut dia, pemerintah Indonesia dan Turki juga telah memiliki kerja sama lewat joint working group di bawah kerangka nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah disepakati.

“Melalui forum tersebut, kita berupaya merumuskan langkah antisipasi dan mitigasi agar ke depan proses penempatan dapat berjalan lebih baik dan kendala yang ada saat ini bisa diminimalisir,” kata politisi Partai Golkar itu. 

Dalam pertemuan tersebut juga terungkap Pemerintah Turki mengakui kontribusi pekerja migran Indonesia, khususnya mendukung sektor pariwisata yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi negara tersebut.

Sektor pariwisata Turki menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai sekitar 63,9 juta orang pada 2025, dengan nilai pengeluaran mencapai USD65,2 miliar.

“Ini menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di sektor pariwisata di sana cukup besar, dan pekerja migran Indonesia memiliki peluang berkontribusi di sektor tersebut,” kata Christina.

Wamen Christina berharap, hasil pertemuan ini dapat menghasilkan solusi konkret, sehingga pekerja migran Indonesia yang saat ini tengah menunggu proses visa dapat segera diberangkatkan.

“Kami berharap ada solusi konkret dari pertemuan ini, sehingga para pekerja migran kita yang sudah menunggu dapat segera terlayani dan berangkat bekerja ke Turki secara aman dan prosedural,” pungkas dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
MU Tersingkir dari Piala Li...

Pementasan King Lear di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pementasan King Lear di Jak...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.