Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Sebut Fenomena Langit di Lampung sebagai Sampah Antariksa

📅 Senin, 06 Apr 2026, 17:20 WIB | Oleh:
BRIN Sebut Fenomena Langit di Lampung sebagai Sampah Antariksa Doc: Facebook
Ket. Profesor Astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin

JAKARTA - Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) menyebut fenomena benda bercahaya di langit Lampung merupakan sampah antariksa. Sampah antariksa ini memasuki atmosfer Bumi.

“Objek tersebut kemungkinan merupakan sisa roket lama milik China atau bekas peluncuran satelit sekitar tahun 2015. Objek diduga melintas dari arah India sebelum memasuki wilayah Indonesia, terlihat dari Lampung hingga Banten,” kata Profesor Astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, Minggu (5/4).

Masyarakat diimbau untuk tidak khawatir. Jumlah sampah antariksa di orbit rendah mencapai puluhan ribu dan secara berkala memang memasuki atmosfer Bumi akibat efek pengereman alami.

“Kemungkinan puing jatuh tepat di wilayah permukiman sangat kecil. Setiap ada laporan benda terang, kami analisis karakteristiknya berdasarkan data yang tersedia,” kata dia.

Pihak terkait masih mengumpulkan informasi tambahan. Hal itu guna memastikan asal-usul dan jalur pasti objek yang dilaporkan tersebut.

Sebelumnya, viral video di media sosial menunjukkan benda bercahaya. Benda meluncur di atas langit berada di wilayah Lampung.

Benda langit terlihat memanjang. Lalu berpencar menjadi serpihan-serpihan beberapa kali. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.