Perang di Timur Tengah Mengganggu Distribusi Bantuan Makanan dan Obat-obatan untuk Jutaan Orang di Seluruh Dunia.

Minggu, 05 Apr 2026, 16:54 WIB

GENEVA - Kelompok-kelompok bantuan memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah telah mengganggu kemampuan mereka untuk mengirimkan makanan dan obat-obatan kepada jutaan orang di seluruh dunia yang membutuhkan , dan bahwa penderitaan akan semakin dalam jika kekerasan terus berlanjut.

Dari The Guardian, konflik tersebut telah memutus jalur pelayaran vital, menciptakan krisis energi global dan memaksa kelompok-kelompok bantuan untuk menggunakan jalur yang lebih mahal dan memakan waktu lebih lama.

Ket. Foto: Tim penyelamat Iran mencari korban di reruntuhan setelah serangan udara AS-Israel dim sebuah bangunan di Teheran pada hari Jumat. Kelompok-kelompok bantuan memperingatkan penderitaan akan semakin dalam jika kekerasan terus berlanjut. — Sumber: Istimewa

Jalur-jalur penting seperti Selat Hormuz telah ditutup secara efektif dan rute dari pusat-pusat strategis seperti Dubai, Doha, dan Abu Dhabi juga terpengaruh.

Program Pangan Dunia mengatakan mereka memiliki sejumlah besar makanan yang tertahan dalam perjalanan, sementara Komite Penyelamatan Internasional memiliki obat-obatan senilai 130.000 dolar AS yang ditujukan untuk Sudan yang dilanda perang tertahan di Dubai dan sekitar 670 kotak makanan terapeutik yang ditujukan untuk anak-anak yang kekurangan gizi parah di Somalia tertahan di India. Dana Kependudukan PBB mengatakan mereka mengalami keterlambatan pengiriman peralatan ke 16 negara.

  • Perang Iran

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.