AS akn Serang Habis-habisan Semua Lokasi Nuklir Iran, Target Berikutnya Kompleks Bawah Tanah Gunung Pickaxe

Rabu, 22 Jul 2026, 00:00 WIB

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran. Ia menegaskan militer AS siap menyerang setiap lokasi yang diduga digunakan atau bahkan dipertimbangkan Teheran untuk mengembangkan program senjata nuklir.

Dari Fox News, berbicara di Gedung Putih pada Selasa (21/7), Trump kembali menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir. Menurutnya, siapa pun yang mencoba membangun kemampuan tersebut akan menghadapi respons militer yang sangat keras dari Amerika Serikat.

Ket. Foto: Gunung Pickaxe diyakini menjadi salah satu fasilitas nuklir paling rahasia dan paling terlindungi yang dimiliki Iran. — Sumber: Istimewa

"Situs mana pun yang bahkan mereka pikirkan untuk digunakan mengembangkan senjata nuklir, kami akan menyerangnya dengan sangat, sangat dahsyat," kata Trump.

Trump juga mengklaim serangan-serangan AS sebelumnya telah menimbulkan kerusakan besar terhadap infrastruktur Iran. Menurutnya, dampak serangan itu akan membutuhkan waktu antara 20 hingga 25 tahun untuk dipulihkan.

"Tidak ada yang benar-benar mengetahui besarnya kerusakan itu selain Iran sendiri. Jika kami menghentikan operasi besok, itu sudah menjadi keberhasilan besar. Tetapi kami tidak akan pergi besok," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga secara khusus menyinggung Gunung Pickaxe, kompleks bawah tanah yang berada di dekat fasilitas pengayaan uranium Natanz di Iran tengah. Lokasi tersebut diyakini sangat diperkuat dan hingga kini belum pernah diinspeksi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Saat ditanya apakah Iran telah memindahkan sentrifugal nuklir ke Gunung Pickaxe, Trump menjawab hal itu mungkin saja terjadi. Namun, menurutnya, yang menjadi perhatian utama AS adalah keberadaan material nuklir.

"Mereka mungkin telah melakukannya, tetapi kami terus melacak materialnya. Di situlah letak persoalannya," kata Trump.

Ia kemudian mengisyaratkan bahwa Gunung Pickaxe dapat menjadi sasaran serangan berikutnya.

"Kami akan segera menyerang daerah itu, mungkin dalam waktu dekat. Tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk menghentikannya. Biasanya saya tidak akan mengatakan hal seperti ini, tetapi kami akan menyerang daerah itu dengan sangat gencar," tegasnya.

Pernyataan Trump semakin meningkatkan ketegangan antara Washington dan Teheran, terutama setelah muncul laporan citra satelit yang menunjukkan adanya aktivitas penguatan dan pembangunan di kawasan Gunung Pickaxe. Lokasi tersebut diyakini menjadi salah satu fasilitas nuklir paling rahasia dan paling terlindungi yang dimiliki Iran.

  • Perang Iran

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.