Tak Lagi Terabaikan! Madiun Fasilitasi Anak Berkebutuhan Khusus Lewat Posyandu Disabilitas

Sabtu, 15 Agu 2026, 00:14 WIB

MADIUN - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur memberikan fasilitas inklusif layanan kesehatan bagi anak berkebutuhan khusus melalui pelaksanaan posyandu disabilitas yang ada di Shelter Srindit Kelurahan Nambangan Kidul, kota setempat.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun Abdul Basit mengatakan posyandu disabilitas dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, sebagai upaya memastikan kesehatan dan tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus tetap terpantau secara berkelanjutan.

Ket. Foto: Sejumlah petugas memberikan layanan kesehatan bagi anak berkebutuhan khusus melalui layanan posyandu disabilitas di Shelter Srindit Jalan Srindit Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur. — Sumber: Antara foto/HO-Diskominfo Kota Madiun

"Tujuan utamanya untuk pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di bidang kesehatan," ujarnya di Madiun, Jumat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang berjumlah sekitar 65 anak penyandang disabilitas mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar secara menyeluruh oleh tenaga kesehatan yang ditunjuk.

Mulai dari pengukuran tinggi badan, berat badan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan mulut dan gigi, serta berbagai pemeriksaan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan masing-masing peserta.

Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, lanjutnya, posyandu disabilitas juga menghadirkan layanan terapi di setiap kegiatan. Layanan terapi diberikan untuk mendukung tumbuh kembang, kemampuan, serta kemandirian anak penyandang disabilitas sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Pelaksanaan posyandu disabilitas juga menjadi sarana untuk melakukan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala sekaligus memberikan edukasi kepada pendamping, orang tua, dan tenaga pendidik mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mendukung perkembangan anak secara berkelanjutan.

Dinas Sosial PP dan PA Kota Madiun menggandeng beberapa puskesmas setempat seperti Puskesmas Demangan, Banjarejo, Sukosari, Ngegong, dan Manguharjo secara bergantian untuk mendukung pelaksanaan posyandu disabilitas tersebut.

Abdul Basit menambahkan dengan program tersebut, pemerintah berharap anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Madiun dapat tumbuh sehat dan mendapatkan perhatian yang sama dalam layanan kesehatan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.