Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR temukan seorang nelayan yang hilang di perairan Garut

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 17:12 WIB | Oleh:
Tim SAR temukan seorang nelayan yang hilang di perairan Garut Doc: ANTARA/HO-Polres Garut
Ket. Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad nelayan yang mengalami kecelakaan laut di perairan wilayah Cibalong, Kabupaten Garut.

Garut -- Tim Search And Rescue (SAR) menemukan seorang nelayan yang sudah satu hari dinyatakan hilang karena mengalami kecelakaan laut saat melaut di wilayah Perairan Cipunaga, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis.

Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut Iptu Aep Saprudin membenarkan korban, yakni Galih (25) warga asal Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Garut yang dilaporkan hilang sejak Rabu (1/4)  sudah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Ia menuturkan, Tim SAR Gabungan sebelumnya melakukan pencarian korban dengan menyusuri pantai, dan juga ke tengah lautan menggunakan perahu.

Upaya pencarian itu, kata dia, akhirnya membuahkan hasil, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal korban hilang, selanjutnya tim mengevakuasi jasad untuk diserahkan ke pihak keluarganya.

"Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban dan langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula ketika korban hendak melaut mencari ikan di perairan wilayah Desa Sancang, Kecamatan Cibalong menggunakan kapal nelayan bernama AAL.

Namun, kapal korban mengalami kecelakaan karena dihantam gelombang, sementara korban tidak ada di dalam kapal tersebut yang diduga terjatuh dan terbawa gelombang laut.

Sejumlah nelayan setempat yang mengetahui kejadian itu sempat melakukan pencarian, namun tidak diketahui keberadaannya yang selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Satpolairud Polres Garut.

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan dengan peralatan lengkap diturunkan untuk melakukan pencarian korban hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dan operasi pencarian ditutup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.