Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belum Setengah Tahun, Rupiah Sudah Ikut Terseret Gejolak Global: Melemah 1,38 Persen per 2 April

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 07:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Pernyataan Presiden Donald Trump memberikan tekanan tambahan terhadap pasar. Ketidakjelasan terkait akhir konflik serta masih terbukanya potensi eskalasi membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati. Kondisi ini mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak, yang pada akhirnya memberi tekanan pada mata uang emerging markets, termasuk rupiah,” ungkap Amru.

Perhatian pasar tertuju pula pada rilis data ekonomi AS, terutama data ketenagakerjaan, serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Di sisi domestik, penurunan inflasi Indonesia ke level 3,48 persen secara tahunan dinilai mencerminkan tekanan harga mereda dan menjadi faktor penopang stabilitas.

“Langkah Bank Indonesia melalui instrumen seperti SVBI dan SUVBI turut menjaga likuiditas valas, meskipun dampaknya dalam jangka pendek masih kalah dominan dibanding faktor eksternal,” kata dia.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.015 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.002 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.