Serius Tangani TBC, RSUD Wamena Percepat Upaya Penanganan di Jayawijaya
📅 Kamis, 02 Apr 2026, 06:00 WIB | Oleh: Yebdi TrismarRumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan mendorong penanganan penyakit Tuberkulosis atau TBC secara optimal.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Wamena dr Charles C Ratulangi dalam keterangan tertulis di Wamena, Rabu mengatakan secara komulatif TBC merupakan penyakit paling dominan yang ditangani selama ini.
“Angkanya saya tidak terlalu hafal, tetapi TBC dibanding dengan penyakit lain memang paling dominan. Kami pastikan setiap pasien dengan keluhan apapun termasuk TBC pasti akan ditangani secara optimal, dan penyakit ini menular maka berada di ruang isolasi tersendiri dan pemakaian oksigen cukup tinggi,” katanya.
Menurut dia, penanganan berkelanjutan terhadap penyakit TBC menjadi perhatian serius bukan hanya di rumah sakit tetapi pemerintah daerah secara keseluruhan.
“Untuk menekan penyebaran penyakit TBC salah satu cara yang harus dilakukan pemerintah daerah adalah memberikan solusi untuk merubah cara hidup sehat dengan menghindari asap secara terus-menerus,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan penanganan harus lebih optimal lagi di setiap puskesmas di 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya sehingga sejak dini diobati dan tidak sampai dirawat di rumah sakit.
“Kami di rumah sakit itu sebenarnya alternatif terakhir ketika pasien TBC maupun pasien lainnya sudah tidak dapat ditangani di puskesmas. Padahal pengobatan TBC itu gratis dan perlu konsistensi,” katanya.
Dia berharap masyarakat rutin memeriksakan diri di puskesmas dan dapat mengikuti pengobatan TBC secara rutin di puskesmas sehingga pemulihannya total. Dan ketika pengobatannya rutin maka tidak perlu sampai dirawat di rumah sakit.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!