Korut Terus Tingkatkan Persenjataan Strategisnya
📅 Senin, 30 Mar 2026, 02:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, telah mengawasi uji coba darat mesin roket berbahan bakar padat yang telah ditingkatkan, menurut laporan media pemerintah pada hari Minggu (29/3). Uji ini sebagai tanda terbaru dari upaya Pyongyang untuk terus meningkatkan persenjataan strategisnya.
Mesin berbahan bakar padat memungkinkan peluncuran misil yang lebih cepat karena hanya membutuhkan sedikit persiapan sebelum dinyalakan, dan para ahli pertahanan percaya bahwa Korut berencana untuk menggunakannya bagi misil balistik antarbenua yang sedang mereka kembangkan.
Uji coba mesin berbahan bakar padat yang terbuat dari material komposit serat karbon tersebut merupakan bagian dari rencana pengembangan pertahanan nasional dalam periode rencana lima tahun baru, kata kantor berita KCNA.
"Mengembangkan mesin berdaya dorong tinggi seperti itu sesuai dengan strategi nasional dan tuntutan militer untuk memodernisasi kekuatan strategis," kata Kim Jong-un seperti dikutip oleh KCNA, tanpa mengungkapkan tanggal atau lokasi uji coba tersebut.
Kim menambahkan bahwa kemampuan pertahanan Korut saat ini telah memasuki fase perubahan signifikan dalam pembangunan kekuatan strategisnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mesin terbaru yang sedang diuji menghasilkan daya dorong yang lebih tinggi yaitu 2.500 kilonewton, lapor KCNA.
Ini adalah uji coba mesin berbahan bakar padat berdaya dorong tinggi pertama yang dikonfirmasi secara resmi sejak September 2025, ketika media pemerintah mengatakan sebuah mesin menghasilkan daya dorong maksimum sebesar 1.971 kilonewton.
Perkembangan ini menunjukkan tekad Korut untuk memperoleh misil yang mampu menyerang target di seluruh dunia, kata Dr Hong Min, seorang analis di Institut Unifikasi Nasional Korea, kepada AFP.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Mengingat peningkatan daya dorong maksimum, ini menunjukkan niatnya untuk memiliki ICBM dengan jangkauan serangan global, serta kemampuan untuk mengalahkan sistem pertahanan misil,” ucap dia. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!