Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Damkar Bogor Kelelahan Usai Padamkan Kebakaran 7 Jam

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 23:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petugas Damkar Bogor Kelelahan Usai Padamkan Kebakaran 7 Jam Doc: Antara
Ket. Petugas pemadam kebakaran menerima penanganan medis usai melakukan upaya pemadaman di lokasi kebakaran pabrik plastik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/3/2026).

Kabupaten Bogor - Sejumlah petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, mengalami kelelahan usai berjibaku memadamkan kebakaran pabrik plastik di wilayah Gunung Putri selama sekitar tujuh jam.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan kondisi kelelahan dialami anggota di lapangan akibat lamanya proses pemadaman serta beratnya medan dan material yang terbakar.

Menurut Yudi, sejumlah anggota mengalami kelelahan dan sempat mendapatkan penanganan medis, termasuk bantuan pernapasan menggunakan tabung oksigen.

Ia memastikan kondisi seluruh petugas dalam keadaan selamat dan tetap dapat tertangani dengan baik setelah mendapatkan bantuan medis di lokasi.

Menurut dia, setelah berjibaku memadamkan api sejak sore hingga malam hari, para petugas baru dapat beristirahat dan makan setelah proses pemadaman berhasil dikendalikan.

“Alhamdulillah akhirnya anggota bisa makan setelah tujuh jam berjibaku dengan api,” ujar dia.

Kebakaran pabrik plastik tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan berhasil dikendalikan pada pukul 22.10 WIB, sebelum dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Dalam penanganan kebakaran itu, Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan 10 unit mobil pemadam, satu unit Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) yang merupakan alat pelindung pernapasan mandiri mobile, dua unit rescue, serta sejumlah ambulans dari relawan.

Selain itu, sekitar 50 personel Damkar diterjunkan ke lokasi, dibantu relawan, TNI, serta aparat kepolisian dan Brimob untuk mempercepat proses pemadaman dan pengamanan area.

Yudi menambahkan, fokus utama petugas adalah mengendalikan api agar tidak meluas, mengingat material plastik yang mudah terbakar dan berpotensi menimbulkan asap tebal.

Ia menyebutkan, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan akan dilakukan setelah seluruh proses pemadaman dan pendinginan benar-benar selesai.

“Fokus pemadaman dulu, berikutnya baru investigasi penyebab,” kata Yudi.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan telah terkendali dengan petugas masih melakukan pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.