Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Libur Panjang Picu Lonjakan Pendakian di Gunung Rinjani

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Libur Panjang Picu Lonjakan Pendakian di Gunung Rinjani Doc: ANTARA/HO-TNGR NTB
Ket. Wisatawan saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat di Mataram.

MATARAM -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan kuota awal pendakian ke Gunung Rinjani telah penuh seiring tingginya minat wisatawan dalam memanfaatkan momen libur panjang pada awal April 2026.

"Sekitar 3.000 calon pendaki sudah memesan tiket melalui aplikasi E-Rinjani. Pada pekan-pekan awal pembukaan jalur pendakian, kuota sudah penuh," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiaristo saat ditemui dalam acara Festival Rinjani Begawe di Mataram, Sabtu.

Balai TNGR secara resmi membuka kembali jalur pendakian ke Gunung Rinjani mulai 1 April 2026, setelah sebelumnya sempat ditutup sejak 1 Januari hingga 31 Maret.

Astekita mengatakan lonjakan peminat wisata pendakian dipengaruhi kerinduan mereka untuk kembali mendaki Gunung Rinjani usai masa penutupan panjang selama tiga bulan untuk pemulihan ekosistem dan faktor keselamatan akibat cuaca ekstrem.

"Jalur utara sekitar 400 kuota pendaki sudah penuh semua. Tanggal 3-5 April 2026 libur panjang," ucap dia.

Pada 2026, Balai TNGR memperkenalkan program inovasi Rinjani 7.0 berupa tujuh inovasi untuk memperkuat sistem keselamatan pendakian, seperti penggunaan alat pelacak, komunikasi terpadu seluruh kawasan di sekitar Gunung Rinjani, hingga layanan pusat komando.

"Rinjani 7.0 adalah tujuh inovasi penguatan sistem keselamatan pendakian berbasis data dan teknologi," ujar Astekita.

Sepanjang tahun 2025, Balai TNGR mencatat nominal Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kawasan wisata Gunung Rinjani mencapai Rp25,92 miliar dan total perputaran uang sebesar Rp182,05 miliar.

Jumlah kunjungan wisata pendakian tercatat sebanyak 80.214 orang yang terdiri dari wisatawan mancanegara 43.236 orang dan wisatawan domestik sebanyak 36.978 orang.

Sedangkan, jumlah kunjungan wisata non-pendakian mencapai 52.108 orang yang terdiri dari wisatawan domestik sebanyak 51.311 orang dan wisatawan mancanegara 797 orang.

Balai TNGR mengimbau wisatawan untuk selalu mematuhi seluruh prosedur pendakian, melakukan pemesanan tiket secara resmi melalui aplikasi E-Rinjani, dan menjaga kelestarian kawasan selama beraktivitas di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.