Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tambahan Likuiditas Belum Tentu Tersalur Optimal ke Sektor Riil

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Yusuf, menjelaskan keputusan injeksi dana ini membantu melonggarkan likuiditas secara jangka pendek. Terlebih, momentum kebijakan ini berdekatan dengan Lebaran yang aktivitas perekonomian serta kebutuhan uang tunainya cenderung lebih tinggi.

"Jadi, dari sisi stabilitas sistem keuangan, ini langkah yang cukup relevan untuk memastikan tidak ada tekanan likuiditas dan transaksi tetap lancar," ujar Yusuf.

Namun, dia menggarisbawahi, tambahan injeksi dana ini tidak secara otomatis mendorong permintaan dan konsumsi.

Pasalnya, penempatan SAL itu masih melalui sistem perbankan, yang berarti penyalurannya bergantung pada respons bank.

Menurut Yusuf, bank biasanya cenderung menempatkan dana tambahan ini ke instrumen yang aman seperti Surat Berharga Negara (SBN), alih-alih langsung menyalurkannya sebagai kredit konsumsi atau usaha.

"Jadi, dampaknya ke konsumsi lebih bersifat tidak langsung. Ia bisa membantu menjaga kondisi likuiditas tetap longgar, suku bunga tidak naik, dan kepercayaan pasar tetap terjaga. Tapi, dorongan ke permintaan rumah tangga tetap lebih ditentukan oleh faktor lain," kata dia.

Yusuf mengatakan konsumsi masyarakat lebih banyak ditentukan oleh pendapatan masyarakat, bantuan sosial, atau belanja pemerintah yang langsung masuk ke masyarakat.

Dengan demikian, tambahan SAL senilai Rp100 triliun itu lebih kuat sebagai instrumen stabilisasi daripada stimulus konsumsi.

"Kalau tujuannya benar-benar ingin mendorong permintaan, instrumen yang lebih langsung seperti bansos atau insentif konsumsi biasanya jauh lebih efektif karena efeknya langsung terasa di masyarakat," tutur Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.