'Kami Datang untuk Merusak Pesta' St Kitts and Nevis Tantang Timnas Indonesia di GBK

Jumat, 27 Mar 2026, 07:05 WIB

JAKARTA - Tim nasional St Kitts and Nevis mengusung kepercayaan diri tinggi menjelang laga melawan Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3) malam.

Meski secara statistik jumlah penduduk negara kepulauan Karibia tersebut tidak sampai memenuhi kapasitas total kursi stadion, pelatih Marcelo Augusto Silva Serrano menegaskan skuadnya tidak akan gentar menghadapi tekanan suporter tuan rumah. Mengandalkan barisan pemain yang merumput di liga-liga Eropa, tim berjuluk The Sugar Boyz ini datang dengan misi tunggal untuk "merusak pesta" Indonesia sekaligus membuktikan bahwa kualitas mental di atas lapangan jauh lebih krusial daripada sekadar angka di atas kertas.

Ket. Foto: Pelatih timnas St Kitts and Nevis Marcelo Augusto Silva Serrano (tengah) dan pemain St Kitts and Nevis Julani Archibald (kanan) menghadiri jumpa pers menjelang pertandingan FIFA Series 2026 melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (26/3). — Sumber: ANTARA/RAUF ADIPATI

Marcelo menyebut sejumlah pemain timnas St. Kitts and Nevis telah terbiasa tampil di stadion berkapasitas besar, bahkan di hadapan puluhan ribu penonton, sehingga atmosfer pertandingan di Indonesia tidak akan menjadi kendala berarti.

“Kami punya pemain yang bermain di liga-liga Eropa dan terbiasa tampil di stadion dengan 20 ribu hingga 70 ribu penonton,” ujar Serrano dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.

Dari sensus 2023, St Kitts and Nevis memiliki penduduk sebanyak 54.338 jiwa. Jumlah itu berada di bawah kapasitas maksimal Stadion Utama Gelora Bung Karno yang berjumlah 77.000 penonton.

Selain faktor pengalaman, pelatih asal Brasil itu juga menekankan pendekatan humanis dalam membangun kepercayaan diri timnya. Ia menilai sepak bola tidak semata ditentukan oleh angka atau peringkat.

“Kami tidak melihat angka terlebih dahulu. Angka hanyalah persamaan matematika. Kami melihat manusianya,” katanya.

St Kitts and Nevis berada di posisi ke-154 dalam daftar peringkat FIFA. Indonesia berada di posisi yang lebih baik yakni peringkat 121.

Menurut Marcelo, dengan persiapan yang matang dan mentalitas yang tepat, timnya memiliki peluang untuk bersaing melawan siapa pun.

Sikap percaya diri juga disampaikan perwakilan pemain Julani Archibald yang menegaskan timnya datang dengan misi meraih hasil maksimal, terlepas dari besarnya dukungan suporter tuan rumah.

“Kami datang ke sini untuk merusak pesta. Kami tidak peduli berapa banyak orang di tribun,” ujar Archibald.

Indonesia akan bermain melawan St Kitts and Nevis pada Jumat (27/3) pukul 20.00 WIB. Pemenang pertandingan itu akan bertanding melawan pemenang pertandingan Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada Senin (30/3).

  • timnas indonesia
  • stadion gbk
  • fifa series 2026
  • st kitts and nevis
  • peringkat fifa indonesia
  • berita timnas terbaru

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.