Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Sekepal Tanah dari Surga', Pesona Wisata Dataran Tinggi di Bumi Jambi

8 Rabu, 25 Mar 2026, 17:47 WIB | Oleh:

Dari situ, masyarakat bisa menjual produk makanan khas daerah, suvenir, hingga jasa penginapan.

Sejauh ini pemerintah daerah terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM dan kelompok sadar wisata, agar ekosistem pariwisata di Kerinci berjalan dengan baik, sehingga bermuara terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah.

Menurut dia, tahun ini Kabupaten Kerinci menargetkan pendapatan asli daerah sebesar 1 miliar rupiah dari sektor pariwisata yang dikelola oleh pemerintah.

Target itu, meliputi objek daya tarik wisata (ODTW), air terjun Telun Berasap, taman danau buatan Aroma Pecco, Air Panas Semurup, dan Danau Kerinci.

Pemerintah mengakui, persaingan dengan objek wisata yang dikelola swasta mempengaruhi pendapatan, karena wisatawan memiliki banyak pilihan.

Keberadaan objek wisata otomatis linear dengan peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi wisata. Tahun ini pemerintah kabupaten menargetkan pendapatan asli daerah 1 miliar rupiah. Musim Lebaran tahun ini Dinas Pariwisata menargetkan 100 kunjungan di ODTW Kerinci.

Dukungan akses transportasi

Berdasarkan letak wilayah, kabupaten dan Kota Sungai Penuh berada di bagian barat Provinsi Jambi. Dari Kota Jambi membutuhkan waktu tempuh sekitar 10 jam (424 Km) melalui perjalanan darat.

Selain bisa ditempuh menggunakan jalur darat, saat ini masyarakat bisa mengunjungi Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, dengan menggunakan jasa transportasi udara.

Satu maskapai pesawat perintis, Susi Air telah membuka rute penerbangan dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Bandara Depati Parbo Kerinci.

Beberapa waktu lalu (7/3), Gubernur Jambi Al Haris meninjau pembangunan terminal baru Bandara Depati Parbo.

Dalam kunjungan itu, Al Haris melihat secara langsung kondisi terminal baru bandara yang dinilai sudah cukup baik dan siap mendukung peningkatan layanan transportasi udara di wilayah Kerinci dan sekitarnya.

Menurut Al Haris, fasilitas terminal baru Bandara Depati Parbo sudah mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Selain bangunan terminal yang lebih representatif, area parkir kendaraan juga dinilai telah tertata dengan baik.

Gubernur mengatakan fokus pengembangan berikutnya adalah perpanjangan landasan pacu Bandara Depati Parbo. Dengan landasan yang lebih panjang, bandara tersebut diharapkan dapat melayani pesawat berbadan lebih besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenkes Perkuat Kualitas S...

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026.

38 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kemnaker Jelaskan Persyarat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.