Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dedi Mulyadi Siapkan Asuransi Ketenagakerjaan untuk Pekerja Genteng Rakyat, Sasar 5,4 Juta Warga.

8 Minggu, 08 Nov 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Dedi Mulyadi Siapkan Asuransi Ketenagakerjaan untuk Pekerja Genteng Rakyat, Sasar 5,4 Juta Warga. Dedi Mulyadi Siapkan Asuransi Ketenagakerjaan untuk Pekerja Genteng Rakyat, Sasar 5,4 Juta Warga. Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kanan) saat mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait (kiri) di Majalengka, Jawa Barat, Minggu (8/11).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan program asuransi ketenagakerjaan bagi pekerja industri genteng rakyat, termasuk di Majalengka, sebagai bagian dari perlindungan terhadap 5,4 juta warga di provinsi itu pada 2027.

Dedi mengatakan program tersebut menyasar pekerja yang selama ini belum memperoleh perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, termasuk buruh di sejumlah pabrik genteng.

"Provinsi Jabar tahun 2027 mengasuransikan ketenagakerjaan sebanyak 5,4 juta warga," katanya saat menghadiri kegiatan peluncuran program gentengisasi di Majalengka, Minggu.

Ia menjelaskan sebagian pekerja industri genteng belum mendapatkan perlindungan asuransi, sehingga menghadapi kesulitan pembiayaan ketika mengalami kecelakaan selama bekerja.

Menurut dia, kondisi tersebut antara lain disebabkan keterbatasan kemampuan pemilik pabrik genteng untuk membiayai kepesertaan jaminan sosial bagi para pekerjanya.

"Rata-rata pegawai pabrik genteng tidak dilindungi oleh asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan," ujarnya.

Melalui program itu, kata dia, pekerja yang mengalami kecelakaan kerja akan mendapatkan santunan sebesar Rp72 juta serta fasilitas pendidikan gratis hingga perguruan tinggi bagi dua anak.

Dedi menyebut pelaksanaan program perlindungan tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk BPJS Ketenagakerjaan.

Ia mengatakan kebijakan itu juga melengkapi program pemerintah pusat, dalam menghidupkan kembali industri genteng rakyat yang selama ini menghadapi persaingan produk impor.

"Industri genteng ini sudah lama hampir kolaps, karena kalah bersaing, dengan masuknya genteng-genteng buatan luar negeri yang diproduksi di Indonesia," katanya.

Untuk menghidupkan kembali industri tersebut, Pemprov Jabar menerapkan kebijakan penggunaan genteng lokal pada pembangunan rumah dan sejumlah bangunan pemerintah.

Selain genteng, lanjut Dedi, pemerintah provinsi menggunakan bata berbasis tanah untuk pembangunan sekolah, perkantoran, pagar, jembatan, hingga ornamen jalan.

Ia menilai penggunaan material produksi lokal dapat menggerakkan usaha kecil, karena kebutuhan pembangunan pemerintah dapat diserap oleh perajin dan pekerja di daerah.

"Kalau ini dipadukan, maka APBN akan bergerak dan jatuh ke saku-saku rakyat kecil, industri kecil akan berjalan, orang akan bekerja dan semuanya akan terlindungi oleh asuransi," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenkes Perkuat Kualitas S...

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026.

38 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kemnaker Jelaskan Persyarat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.