Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Perkuat Kualitas SDM Kesehatan Hadapi Tantangan Global

8 Minggu, 08 Nov 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Kemenkes Perkuat Kualitas SDM Kesehatan Hadapi Tantangan Global Kemenkes Perkuat Kualitas SDM Kesehatan Hadapi Tantangan Global Doc: Humas Kemenkes
Ket. Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI, Yuli Farianti

DENPASAR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat kualitas dan pemerataan tenaga kesehatan guna menghadapi tantangan global, termasuk peningkatan penyakit kronis dan perubahan iklim. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan kompetensi, pemerataan distribusi, serta peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI, Yuli Farianti, mengatakan rasio dokter di Indonesia saat ini masih berada pada angka 0,62 per 1.000 penduduk. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan perencanaan, pendidikan, dan pemerataan tenaga kesehatan.

Yuli menegaskan, penguatan SDM kesehatan tidak cukup hanya menambah jumlah tenaga medis, tetapi juga meningkatkan kualitas kompetensi.

Pemerataan distribusi dan kesejahteraan tenaga kesehatan perlu diperhatikan agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal di seluruh Indonesia.

“Memperkuat SDM kesehatan bukan hanya soal menghasilkan lebih banyak tenaga kesehatan. Ini tentang kompetensi yang tepat, distribusi yang adil, serta lingkungan kerja yang membuat tenaga kesehatan merasa aman, dihargai, dan ingin bertahan,” kata Yuli Ferianti dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (7/11).

Yuli menyebutkan, penguatan SDM kesehatan difokuskan pada tiga pilar utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan nasional secara berkelanjutan. Ketiga pilar tersebut meliputi tata kelola, pendidikan dan kesejahteraan, serta transformasi digital dalam sistem kesehatan Indonesia.

“Kami memperkuat perencanaan kebutuhan tenaga medis berbasis data hingga 2032 untuk memetakan kebutuhan tenaga kesehatan nasional. Prioritas kami memastikan pemerataan tenaga kesehatan, khususnya di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan," ujar Yuli.

Oleh karena itu, Pemerintah mempercepat pemenuhan dokter spesialis melalui program pendidikan berbasis rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan. Program tersebut memberikan kesempatan peserta didik terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat pengalaman praktik klinis.

“Kami menyederhanakan birokrasi melalui penerbitan STR seumur hidup menggunakan platform SATUSEHAT SDMK. Kami juga menyediakan akses pelatihan daring melalui Plataran Sehat untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan," ujar Yuli.

Yuli menilai penguatan tiga pilar menjadi langkah strategis untuk membangun ketangguhan tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai tantangan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

“Kompetensi dan komitmen menjadi fondasi utama dalam membangun ketangguhan sumber daya manusia kesehatan nasional. Melalui kedua hal tersebut, tenaga kesehatan diharapkan semakin profesional, tangguh, dan mampu menghadapi berbagai tantangan pelayanan kesehatan," kata dia.

Penguatan SDM kesehatan nasional diperkenalkan kepada delegasi konferensi melalui kunjungan langsung ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan. Kunjungan tersebut mencakup tiga fasilitas kesehatan di Bali untuk melihat implementasi program penguatan tenaga kesehatan secara langsung. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.