- Home
-
- Luar Negeri
-
- Wall Street Menguat setela...
Wall Street Menguat setelah Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Listrik Iran
Selasa, 24 Mar 2026, 01:06 WIBNEW YORK CITY - Wall Street ikut bergabung dalam reli pemulihan global setelah Presiden Donald Trump menunda serangan terhadap pembangkit listrik Iran , yang memicu gelombang optimisme di lantai perdagangan.
Dari The Guardian, di New York, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 2 persen atau 928 poin menjadi 46.505 poin.
Perusahaan peralatan konstruksi Caterpillar (+4,4persen), konglomerat manufaktur 3M (+3,7persen), dan jaringan toko perlengkapan rumah Home Depot (+3,65persen) memimpin kenaikan harga saham.
Indeks saham S&P 500 yang lebih luas juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 1,9persen.
Para investor merasa lega karena Trump telah memperpanjang tenggat waktu selama lima hari untuk "menyerang dan menghancurkan" pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran jika Teheran tidak mengizinkan pelayaran bergerak bebas melalui Selat Hormuz, dengan mengklaim bahwa AS dan Iran telah mengadakan "percakapan yang sangat baik dan produktif" tentang pengakhiran perang yang telah berlangsung selama tiga minggu tersebut.
Dengan pasar yang sangat fluktuatif saat ini, George Lagarias, kepala ekonom di Forvis Mazars, telah memperingatkan investor untuk hanya menanggapi fakta yang telah diverifikasi.
Lagarias berkata:
âVolatilitas harga aset secara akurat mencerminkan volatilitas peristiwa di Timur Tengah, termasuk pernyataan yang saling bertentangan dari Washington dan Teheran. Terlepas dari lonjakan awal aset berisiko, semakin jelas bahwa situasinya tetap sangat dinamis. De-eskalasi sama mungkinnya dengan re-eskalasi.â
Investor sebaiknya tetap tenang dan hanya menanggapi fakta yang terverifikasi dan kesepakatan yang telah disepakati. Inti dari volatilitas pasar adalah pergerakan bebas masuk dan keluar Selat Hormuz, sebuah titik penting perdagangan global. Hingga investor mendapatkan jaminan setidaknya solusi jangka menengah yang akan memastikan dimulainya kembali perdagangan normal di Teluk Persia, mereka sebaiknya tetap berhati-hati.â
- Perang Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Pakistan Kerahkan Jet Tempur dan Sistem Pertahanan Udara untuk Hadapi Serangan Iran terhadap Arab Saudi
-
Laporan: Pesawat Kuno F-5 Iran Berhasil Terobos dan Membom Pangkalan AS di Kuwait pada Masa Awal Perang
-
Direktur Iintelijen AS Tulsi Gabbard Mengundurkan Diri setelah Masa Jabatan Penuh Gejolak
-
KTT Trump-Xi Gagal Capai Terobosan dalam Perang Iran
-
Jika Diserang Iran Dapat Perkaya Uranium ke Tingkat Pembuatan Senjata Nuklir
-
Iran Menetapkan 'Garis Merah' Hak Perkaya Uranium di Tengah Ketegangan dengan Trump
-
Trump Batalkan Keberangkatan Delegasi AS ke Pakistan untuk Pembicaraan Gencatan Senjata dengan Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.