Tak Perlu ke Maldives! Bontang Kuala Punya Vila Atas Laut yang Tak Kalah Indah.
📅 Selasa, 24 Mar 2026, 07:35 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Hakikat berwisata sejatinya merupakan upaya memulihkan jiwa dari padatnya rutinitas harian yang seolah tak pernah usai. Terlebih jika perjalanan itu dinikmati bersama orang-orang tercinta pada waktu yang dinanti, seperti suasana libur Lebaran kali ini.
Beragam destinasi menarik terbentang di Bumi Nusantara. Bagi masyarakat Kalimantan Timur, salah satu pilihan pelesiran yang memikat adalah bermalam di vila-vila di atas laut kawasan Bontang Kuala, Kota Bontang.
Bayangkan, terbangun oleh suara ritmis debur ombak yang menghantam tiang-tiang kayu ulin di bawah lantai kamar. Saat tirai jendela disibak, hamparan laut menyambut dengan pantulan cahaya keemasan matahari pagi yang menenangkan.
Udara pesisir nan segar perlahan memenuhi paru-paru, membawa pergi sisa-sisa penat dari kesibukan harian.
Bagi mereka yang mencari suaka dari stres dan kelelahan mental, deretan vila di atas laut Bontang Kuala menawarkan terapi yang melegakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terletak di Bontang Timur, Kalimantan Timur, permukiman terapung ini telah berevolusi menjadi lebih dari sekadar desa wisata. Ini lebih dari sebuah ruang penenang di mana alam, sejarah, dan kearifan lokal berpadu dalam satu harmoni.
Daya tarik Bontang Kuala terpusat pada ribuan deretan permukiman terapung dan gugusan puluhan penginapan atas laut yang berdiri di atas perairan dangkal.
Bangunan-bangunan ini tidak mengkhianati lanskap aslinya; ini dibangun dengan konstruksi kayu ulin khas Kalimantan yang terkenal tangguh melawan korosi air laut. Menginap di vila-vila ini memberikan pengalaman unik.
Jafar, Ketua Adat Bontang Kuala menuturkan bahwa geliat pariwisata ini berjalan beriringan dengan ketaatan pada aturan. Vila-vila yang mengapung tersebut merupakan investasi yang dimiliki oleh perpaduan penduduk lokal dan investor dari luar daerah.
"Mereka semua taat aturan, membayar pajak daerah dan juga retribusi ke Kementerian Kelautan dan Perikanan," jelas Jafar.
Kepatuhan ini memastikan bahwa pesona wisata Bontang Kuala tidak menjadi eksploitasi yang merusak tatanan lingkungan.
Bukan tanpa alasan vila-vila ini selalu diburu pengunjung. Untuk reservasi pun harus jauh-jauh hari, minimal 15 hari sebelum waktu menginap. Bahkan untuk momen Lebaran, harus dipesan sebulan sebelumnya. Hal menarik, vila ini menyediakan kolam yang dinetralkan dengan jaring agar mandi di lautan lebih aman dan menyenangkan.
Halimah, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bontang Kuala, mencatat betapa masif gelombang manusia yang berkunjung di kampung ini.
Pada musim libur panjang, terutama saat Lebaran atau akhir pekan, kunjungan bisa tembus hingga 1.500 orang per hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!