Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stasiun Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang Jadi Stasiun Terpadat Arus Balik di Daop 8 Hari Ini

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 17:59 WIB | Oleh:
Stasiun Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang Jadi Stasiun Terpadat Arus Balik di Daop 8 Hari Ini Doc: Istimewa
Ket. Hingga Selasa (24/3), penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat mencapai 452.173 tiket atau sekitar 80 persen dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 561.528 tempat duduk

SURABAYA - Berdasarkan data sementara pada pukul 10.00 WIB Selasa (24/3), arus balik di wilayah KAI Daop 8 Surabaya mulai menunjukkan peningkatan. Diproyeksikan sebanyak 54.114 penumpang akan memanfaatkan layanan kereta api pada hari ini, yang terdiri dari 30.853 penumpang datang dan 23.261 penumpang berangkat. Jumlah tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari.

Adapun tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi hari ini (24/3) yaitu:

1. Stasiun Surabaya Gubeng: 16.656 penumpang

(Naik: 6.517 | Turun: 10.139)

2. Stasiun Surabaya Pasarturi: 15.934 penumpang

(Naik: 6.491 | Turun: 9.443)

3. Stasiun Malang: 7.788 penumpang

(Naik: 3.121 | Turun: 4.667)

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 11–24 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 633.977 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 339.941 penumpang berangkat dan 294.036 penumpang datang.

Sementara itu, hingga Selasa (24/3), penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat mencapai 452.173 tiket atau sekitar 80 persen dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 561.528 tempat duduk. Angka tersebut merupakan akumulasi keberangkatan untuk periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Penjualan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat seiring berlangsungnya masa Angkutan Lebaran.

Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya diproyeksikan melayani sebanyak 893.888 penumpang, yang terdiri dari 452.173 penumpang berangkat dan 441.715 penumpang datang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, pemerintah menghadirkan program diskon sebesar 30% untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8 Surabaya, tersedia sebanyak 188.288 tiket dengan tarif diskon, dan hingga saat ini telah terjual 143.065 tiket atau sekitar 76%. Dengan demikian, masih tersedia sekitar 45 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Adapun tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi pada arus mudik tercatat pada 18 Maret 2026 dengan total 30.293 tiket terjual, disusul 19 Maret dengan 29.409 tiket. Tingginya angka tersebut mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan pada masa Angkutan Lebaran. 

Sementara itu, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada hari ini, 24 Maret 2026, dengan proyeksi layanan mencapai 54.114 penumpang, yang terdiri dari 30.853 penumpang datang dan 23.261 penumpang berangkat. Meski demikian, tiket untuk berbagai tanggal dan relasi lainnya masih tersedia dalam jumlah yang memadai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.