Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anda Ingin Panaskan Makanan Bersantan Sisa Lebaran? Ikuti Tips Dietisien Agar Tak Timbulkan Risiko Kesehatan

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 17:27 WIB | Oleh:
Anda Ingin Panaskan Makanan Bersantan Sisa Lebaran? Ikuti Tips Dietisien Agar Tak Timbulkan Risiko Kesehatan Doc: ANTARA/Adiwinata Solihin
Ket. Memasak opor ayam menggunakan tungku.

JAKARTA - Dietisien Yesi Herawati S.Gz M.Kes membagikan kiat menangani dan memanaskan kembali masakan bersantan sisa Lebaran agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Kepada wartawan pada Selasa (24/3), dia mengatakan bahwa masakan bersantan seperti opor ayam atau rendang daging sapi masih bisa dikonsumsi sampai hari ketiga Lebaran asal disimpan dengan baik dan dipanaskan lagi dengan cara yang tepat.

"Pastikan suhu panas terdistribusi merata hingga ke bagian dalam makanan, bukan hanya di permukaan," kata dietisien dari Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin Bandung itu.

"Disarankan memanaskan hingga suhu bagian dalam mencapai minimal 70 derajat Celsius selama dua menit, 75 derajat Celsius selama 30 detik, atau 80 derajat Celsius selama 6 detik," ia menjelaskan.

Ia mengatakan, sisa masakan berkuah bisa direbus lagi sampai mendidih kalau mau disajikan kembali.

Sedangkan sisa makanan tanpa kuah bisa dihangatkan kembali dengan ditumis atau dikukus, atau dipanaskan menggunakan oven, microwave, maupun air fryer.​​​​​​​​​​​​​​

Namun, Yesi mengingatkan bahwa memanaskan masakan secara berulang selain bisa menyebabkan kerusakan tekstur serta mempengaruhi kandungan gizi dan rasa makanan, juga dapat memunculkan risiko bagi kesehatan.

"Makanan bersantan bila dihangatkan berkali-kali akan menghasilkan radikal bebas dan lemak trans yang berbahaya terhadap kesehatan," katanya.

"Selain itu, juga bisa menyebabkan keracunan makanan jika suhu dan durasi pemanasan tidak tepat. Bakteri dapat berkembang cepat pada suhu antara 4 sampai 60 derajat Celsius," ia menambahkan.

Yesi ​​mengingatkan pula bahwa masakan yang mengandung sayuran berwarna hijau sebaiknya tidak dipanaskan secara berulang, karena bisa memicu risiko kesehatan.

Ia menjelaskan bahwa sayuran hijau mengandung nitrat, yang bila dipanaskan berulang akan menghasilkan zat karsinogenik, pemicu kanker. ​​​​​​​

Yesi mengatakan, sisa makanan yang akan dikonsumsi di lain waktu sebaiknya dibagi dalam porsi kecil kemudian disimpan di dalam kontainer tertutup rapat di dalam lemari pendingin agar tidak cepat basi.

Menurut dia, sisa makanan yang sudah dimasukkan ke dalam kontainer tertutup bisa disimpan di dalam chiller selama 3–4 hari atau dibekukan di dalam freezer selama 3–4 bulan.

Namun, ia mengatakan, makanan bisa kehilangan kelembapan dan berubah rasa kalau lama disimpan di dalam lemari pendingin. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.