Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Vatulemo Kota Palu Berlangsung Khidmat

📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 08:45 WIB | Oleh:
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Vatulemo Kota Palu Berlangsung Khidmat Doc: ANTARA/Nur Amalia Amir
Ket. Ribuan muslim mengikuti salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Vatulemo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (21/3).

PALU - Ribuan umat Muslim di Kota Palu memadati Lapangan Vatulemo untuk menunaikan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu (21/3). 

Di tengah gema takbir yang bersahutan sejak pagi buta, khatib Ali bin Hasan Al Jufri menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh batin jamaah mengenai ketidakpastian usia untuk bertemu kembali dengan Ramadhan mendatang. Ia menekankan bahwa esensi kemenangan hari ini seharusnya tercermin pada perubahan perilaku, mulai dari kejujuran diri hingga kemampuan mengelola hidup tanpa terjebak dalam pusaran pemborosan.

Dalam ceramahnya, khatib menyampaikan bahwa tidak ada jaminan bagi setiap muslim untuk kembali bertemu dengan Ramadhan di tahun berikutnya. Oleh karena itu, momen perpisahan dengan Ramadhan seharusnya menjadi bahan renungan bagi setiap umat Islam.

"Bagi orang yang merasakan kepergian bulan suci Ramadhan, dia akan bersedih dan merasakan sesuatu yang hilang dalam dirinya. Hal ini karena tidak ada jaminan bagi kita sekalian, apakah kita bisa bertemu kembali dengan bulan Ramadhan pada tahun yang akan datang atau hanya pada tahun ini saja," kata Ali.

Dalam khotbahnya, khatib Ali menyampaikan empat hal penting sebagai bekal umat Islam setelah Ramadhan.

Pertama, Allah Swt tidak memerintahkan ibadah puasa kecuali agar manusia dapat menambah amal ibadahnya. Dia mengatakan tidak ada satu amal ibadah pun yang dilakukan di bulan suci Ramadhan kecuali dilipatgandakan pahalanya oleh Allah.

Kedua, lanjutnya, puasa melatih manusia untuk berlaku jujur, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain, serta jujur kepada Allah Swt.

Meskipun tidak ada orang lain mengetahui apa yang dilakukan saat berpuasa, namun Allah mengetahui segala sesuatu termasuk kedipan mata dan lintasan hati manusia.

Ketiga, puasa mengajarkan manusia agar mampu mengatur kehidupan sehari-hari, tidak berlaku boros, serta mampu mengatur waktu dengan disiplin. Ia menegaskan bahwa Allah menyukai hamba yang mampu mengatur dirinya dan tidak menyukai pemborosan.

"Ramadhan mengajarkan kita untuk mengatur waktu, mengendalikan diri, dan tidak boros. Allah menyukai hamba yang mampu mengatur kehidupannya dengan baik dan tidak menyukai pemborosan," katanya.

Namun demikian, ia mengatakan bahwa dalam praktiknya pengeluaran selama bulan suci Ramadhan justru sering kali lebih besar dibandingkan bulan lainnya. Hal itu menunjukkan bahwa sebagian masyarakat belum mampu mengelola keuangan dengan baik selama Ramadhan.

Keempat, puasa menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada orang-orang yang tidak memiliki apa-apa. Rasa lapar dan haus, katanya, menjadi bagian dari ujian keimanan agar manusia menyadari bahwa ada saudara yang memerlukan makanan dan bantuan.

Ali juga mengingatkan pentingnya menunaikan zakat fitrah dan zakat mal sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah Ramadhan. Dia mengajak jemaah untuk mempertahankan ketakwaan dan ketaatan setelah Ramadhan serta berharap agar seluruh amal ibadah diterima dan dosa diampuni oleh Allah Swt.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Rupiah Rentan Tertekan - 15 September 2026

57 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rentan Tertekan - 15...

Tekuk Parma 2-1, Como 1907 Lanjutkan Tren Kemenangan

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Tekuk Parma 2-1, Como 1907 ...

Atasi Torino 2-0, AS Roma Nangkring di Puncak

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atasi Torino 2-0, AS Roma N...

Pelatihan Menyusun Proposal dan Laporan Keuangan

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pelatihan Menyusun Proposal...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.