Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Flu, Ini Rekomendasi Menu Makanan yang Disarankan Dietisien

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 16:45 WIB | Oleh:
Cegah Flu, Ini Rekomendasi Menu Makanan yang Disarankan Dietisien Doc: Antara/Shutterstock
Ket. Ilustrasi aneka bahan makanan sehat.

JAKARTA - Dietisien dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Luthfianti Diana Mauludiyah SGz, RD menyarankan beberapa menu makanan yang bisa dikonsumsi untuk menghalau flu di musim hujan yang terdiri atas karbohidrat serta protein dan buah.

Kepada pewarta, Selasa (6/1), ia mengatakan saat sarapan bisa mengonsumsi nasi goreng dengan lauk telur dan buah yang memiliki kandungan vitamin C. Sementara untuk makan siang bisa berupa nasi putih, ayam goreng, tempe bacem, sayur sop hangat, dan buah pisang.

“Vitamin dan nutrisi penting untuk menjaga diri dari flu. Protein dari hewani dan nabati untuk pembentukan antibodi, vitamin C mendukung produksi antibodi dapat dikonsumsi dari buah pepaya, jambu biji, jeruk, stroberi,” jelas Diana.

Untuk makan malam dia merekomendasikan nasi atau penukar ikan bumbu kuning, tumis kangkung, dan selingan yoghurt serta buah jeruk sebagai nutrisi tambahan.

Bahan makanan yang direkomendasikan tersebut juga beberapa di antaranya mengandung vitamin D yang membantu mengaktifkan sel imun, sebagai imunomodulator, yaitu membantu menyeimbangkan respons imun agar tidak berlebihan yang justru dapat memperparah gejala infeksi.

Vitamin D bisa didapatkan dari bahan makanan telur, hati, susu, salmon, sarden dan dibantu paparan sinar matahari.

Sementara dari daging, susu, dan produk olahan kedelai bisa didapat kandungan zinc yang perannya untuk meningkatkan perkembangan dan fungsi sel imun seperti sel T, sel B, dan sel natural killer yang membantu melawan infeksi.

“Zinc membantu menekan perkembangan virus di dalam tubuh, sehingga berpotensi memperpendek durasi dan meringankan gejala flu. Seperti daging merah, ayam, seafood (terutama tiram), telur, susu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk olahan kedelai,” katanya.

Diana mengatakan saat tubuh kelelahan akibat aktivitas padat atau perjalanan, suplemen bisa menjadi pelengkap jika asupan makan kurang optimal, termasuk vitamin B kompleks untuk membantu metabolisme energi dan mengurangi rasa lelah.

Namun, ia mengingatkan bahwa suplemen bukan pengganti makanan. Istirahat cukup, hidrasi yang baik, dan pola makan seimbang tetap menjadi kunci utama melawan infeksi virus di musim hujan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.