Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Padang Wajibkan Restoran Cantumkan Harga, Cegah Praktik “Mamakuak” Saat Libur Lebaran

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Padang Wajibkan Restoran Cantumkan Harga, Cegah Praktik “Mamakuak” Saat Libur Lebaran Doc: Antara
Ket. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat diwawancarai di Kota Padang, Sumatera Barat pada Jumat (20/3).

Kota Padang - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat menegaskan restoran dan kafe di kawasan objek wisata wajib mencantumkan menu dan tarif makanan untuk mencegah pelaku usaha menjual dengan harga tidak wajar atau masyarakat setempat menyebutnya dengan istilah "mamakuak".

"Setiap restoran dan kafe wajib mencantumkan daftar menu dan harganya kepada pengunjung," kata Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Kota Padang, Jumat (20/3).

Pemerintah Kota Padang menerbitkan Surat Edaran Nomor 500.13.2/52/Dispar-pdg/2026 tentang Kepastian Harga dalam rangka perlindungan konsumen. Surat edaran itu ditandatangani Wali Kota Padang.

Dalam surat edaran tersebut, Pemerintah Kota Padang juga mengimbau pengunjung di kawasan objek wisata untuk terlebih dahulu memastikan harga makanan atau minuman sebelum berbelanja.

Maigus mengatakan kebijakan tersebut ditujukan untuk menghindari adanya praktik "mamakuak" yang kerap terjadi di sejumlah objek wisata, terutama saat momentum libur Idul Fitri.

Di tempat terpisah, Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan pelaku usaha kuliner tidak boleh menaikkan harga secara sepihak setelah konsumen memesan, atau tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Apabila ditemukan dan adanya pengaduan maka pelaku usaha bisa dikenakan sanksi.

Sanksi yang diberikan kepada pelaku usaha kuliner merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pelaku usaha yang nakal bisa dipidana penjara paling lama lima tahun.

"Pedagang yang nakal nantinya akan disanksi berat," kata dia.

Fadly Amran mengimbau seluruh pedagang terutama di kawasan objek wisata mematuhi imbauan tersebut dengan mencantumkan daftar harga. Selain itu, pedagang juga diminta untuk ramah dalam melayani konsumen serta tetap menunjukkan sikap sapta pesona.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.