Sengaja Mudik Mepet, Terungkap Alasan Pemudik Baru Serbu Terminal Kampung Rambutan di H-2 Lebaran
📅 Kamis, 19 Mar 2026, 14:30 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Arus keberangkatan penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai menunjukkan tren penurunan pada Kamis (19/3) setelah melewati masa puncak mudik sehari sebelumnya.
Meski demikian, ribuan pemudik terpantau masih memadati area keberangkatan dengan berbagai alasan personal, mulai dari penyesuaian jadwal cuti kerja hingga strategi menghindari kepadatan di kampung halaman.
“Saya pergi bersama suami, anak dan ibu sambung saya. Sengaja berangkatnya hari ini saja,” kata Syanti (32) saat ditemui ANTARA di Jakarta, Kamis.
Syanti mengatakan ia memilih berangkat hari ini karena akan pulang ke rumah mertuanya di Sumedang, Jawa Barat. Menurutnya, berangkat mendekati hari H Lebaran cukup membantu dirinya tidak singgah terlalu lama di rumah mertua dan merepotkan keluarga lain di kampung halaman.
Ia juga memilih untuk membayar tiket secara langsung pada petugas bus CBU kurang lebih sebesar Rp100 ribu per orang dibandingkan membeli di loket atau mesin tiket, karena ada kemungkinan perbedaan harga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penumpang bis lainnya, Yani (37), ingin pulang ke kampung halamannya di Cilacap, Jawa Tengah secepatnya. Namun, baru dapat ikut mudik karena suaminya masih masuk bekerja hingga kemarin malam.
“Suami saya masih masuk kemarin, makanya berangkat mepet. Mana bawa anak,” ujar Yani.
Ia membeberkan sudah membeli tiket secara daring seminggu sebelum waktu keberangkatan dan mendapatkan harga tiket sebesar Rp250 ribu per orang. Hal tersebut dia lakukan sebagai upaya antisipasi kehabisan ataupun mengalami lonjakan harga tiket.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berbeda dengan Dinda (29) yang ingin pulang ke Purwokerto, Jawa Tengah dan membeli tiket langsung di tempat.
"Aku baru mau beli tiket di loket, soalnya baru banget kelar kerja jadi langsung ke sini. Untung banget keburu," ucap dia.
Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menambahkan bahwa jumlah penumpang yang datang ke tempatnya mulai mengalami penurunan dibanding Rabu (18/3) yang dinilai menjadi puncak mudik untuk Lebaran tahun ini.
"Hari ini penumpang diprediksi akan lebih menurun dibandingkan kemarin. Kalau kemarin itu sebanyak sekitar 5.336 orang, mungkin hari ini hanya lebih di atas 3 ribu ya sampai pukul 24.00 WIB nanti," ujar Revi.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pengelola Terminal Kampung Rambutan sejak pukul 00.00 sampai 13.00 WIB pada Kamis (19/3), sebanyak 1.259 penumpang berangkat dari lokasi tersebut.
Sebanyak 52 bus digunakan untuk mengangkut para penumpang ke destinasi tujuan mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!