Bertahan di Tengah Keterbatasan, Warga Agam Tetap Putar Roda Ekonomi dari Huntara
📅 Kamis, 19 Mar 2026, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis“Gamis tidak diambil lagi karena waktunya tidak terkejar, gamis itu harus selesai tiga hari. Kalau baju pramuka bisa 10 hari,” tambahnya.
Saat ini, sebanyak 117 kepala keluarga masih menghuni huntara Kayu Pasak. Meski beberapa warga sering bolak-balik ke rumahnya yang bisa ditempati sebagian, tetapi aktivitas di huntara Kayu Pasak tetap ramai baik di siang dan malam hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
26 Mar 2026, 16:28 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!