Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Tunda Kunjungan ke Tiongkok Imbas Perang Iran

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 00:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Trump Tunda Kunjungan ke Tiongkok Imbas Perang Iran Doc: AFP/ADEK BERRY and ANNABELLE GORDON
Ket. Presiden Tiongkok Xi Jinping (kiri) dan Presiden AS Donald Trump

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (16/3), mengatakan berencana menunda kunjungan penting ke Tiongkok yang semula dijadwalkan pada awal April selama sekitar satu bulan, menyusul meningkatnya konflik dengan Iran yang berdampak pada situasi global.

“Karena perang ini saya ingin berada di sini, saya harus berada di sini, saya rasa begitu. Jadi kami meminta agar kunjungan tersebut ditunda sekitar satu bulan,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Dikutip dari Channel NewsAsia, Trump menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan bagian dari strategi diplomatik atau upaya memainkan tekanan terhadap Tiongkok. Ia memastikan hubungan kedua negara tetap baik.

“Tidak ada trik di balik ini… Ini sangat sederhana. Kita sedang menghadapi perang. Saya pikir penting bagi saya untuk berada di sini,” ujarnya.

Rencana penundaan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping menunjukkan bagaimana konflik Iran mulai mengganggu agenda kebijakan luar negeri Washington. Situasi ini juga berpotensi memperbesar ketegangan antara kedua negara, yang sebelumnya telah diwarnai isu perdagangan dan Taiwan.

Ketegangan meningkat setelah Iran merespons serangan gabungan AS dan Israel dengan ancaman terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia setiap hari. Meski demikian, data pelayaran menunjukkan arus minyak Iran masih relatif normal, walau ekspor dari kawasan Timur Tengah secara keseluruhan dilaporkan menurun tajam sejak konflik dimulai.

Trump pun meminta sejumlah negara, termasuk Tiongkok, untuk membantu menjaga keamanan pelayaran di selat tersebut. Namun, hingga kini permintaan itu belum mendapat respons langsung dari Beijing.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa Trump tetap menantikan kunjungan ke Tiongkok, meski jadwalnya kemungkinan akan disesuaikan. Ia menekankan bahwa prioritas utama presiden saat ini adalah memastikan keberhasilan operasi militer yang sedang berlangsung.

TIdak Optimal

Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa potensi penundaan kunjungan lebih disebabkan kebutuhan untuk mengoordinasikan upaya perang, bukan karena persoalan perdagangan atau tekanan terhadap Tiongkok.

“Presiden ingin tetap berada di Washington untuk mengoordinasikan upaya perang. Bepergian ke luar negeri dalam situasi seperti ini mungkin tidak optimal,” kata Bessent.

Meski rencana kunjungan berpotensi mundur, persiapan pertemuan tetap berjalan. Bessent diketahui berada di Paris untuk bertemu Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng dalam rangka membahas kerja sama perdagangan serta isu strategis lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.