Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Pantau 12 Hotspot di Sumatera Utara, Potensi Hujan Lebat dan Petir Meningkat

3 Selasa, 17 Mar 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Pantau 12 Hotspot di Sumatera Utara, Potensi Hujan Lebat dan Petir Meningkat BMKG Pantau 12 Hotspot di Sumatera Utara, Potensi Hujan Lebat dan Petir Meningkat Doc: Antara
Ket. Prakirawan BBMKG wilayah I, Indah Paramitha saat memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara.

Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut berdasarkan pantauan satelit sebanyak 12 titik panas (hotspot) muncul di sejumlah daerah di Sumatera Utara.

"Titik panas tersebut terpantau berdasarkan pantauan sensor medis, yakni Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20," kata Prakirawan BBMKG wilayah I, Indah Paramitha di Medan, Selasa (17/2).

Ke-12 titik panas tersebut masing masing terpantau berada Kabupaten Karo, Langkat, Simalungun, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan demi mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan.

Di kesempatan itu juga disampaikan bahwa terdapat belokan angin di wilayah pantai barat Sumatera Utara sehingga membentuk daerah konvergensi angin di wilayah tersebut yang menyebabkan perlambatan dan penumpukan massa udara.

Konvergensi angin di wilayah pantai barat hingga lereng timur Sumatera Utara yang disebabkan adanya belokan angin di Samudera Hindia barat Sumatera yang berkontribusi terhadap peningkatan potensi hujan.

Kondisi atmosfer yang labil dan anomali suhu muka laut yang cukup hangat turut mendukung pertumbuhan awan awan hujan sehingga wilayah Sumatera Utara, sehingga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir di sebagian besar wilayah.

Hujan diprakirakan terjadi di Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Kota Medan, Kota Binjai, Serdang Bedagai, Batubara, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Humbang Hasundutan, Kota Padang Sidempuan, Kota Sibolga, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Kepulauan Nias, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

32 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Sel...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.