Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Menhub Dudy Perkuat Koordinasi dan Mitigasi Keselamatan Angkutan Nataru

3 Selasa, 03 Nov 2026, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Menhub Dudy Perkuat Koordinasi dan Mitigasi Keselamatan Angkutan Nataru Antisipasi Cuaca Ekstrem, Menhub Dudy Perkuat Koordinasi dan Mitigasi Keselamatan Angkutan Nataru Doc: ANTARA
Ket. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memperkuat antisipasi cuaca ekstrem pada Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 melalui koordinasi lintas instansi serta mitigasi risiko transportasi nasional.

"Informasi cuaca dan kondisi lintasan harus menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan operasional, terutama dalam mengantisipasi cuaca ekstrem dan daerah rawan bencana," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan Kementerian Perhubungan memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, serta pengelola prasarana untuk mengantisipasi gangguan perjalanan akibat cuaca ekstrem selama angkutan libur akhir tahun.

Langkah antisipasi meliputi pemetaan titik rawan banjir dan longsor guna mendukung pengambilan keputusan operasional serta menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun nasional.

Pemerintah juga menyiapkan mitigasi terhadap potensi gelombang tinggi dan angin kencang yang dapat mempengaruhi keselamatan layanan transportasi laut maupun moda transportasi lainnya selama Natal dan Tahun Baru berlangsung.

Selain mitigasi cuaca, Kemenhub menyiapkan jalur alternatif sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan perjalanan sehingga distribusi penumpang tetap berjalan aman dan terkendali selama momentum tersebut.

Kesiapan sarana dan petugas di lokasi yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem turut diperkuat agar penanganan kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan baik.

Menhub menegaskan informasi cuaca harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional guna meminimalkan risiko keselamatan dan menjaga kelancaran pelayanan transportasi kepada masyarakat luas.

Evaluasi penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru sebelumnya juga dimanfaatkan sebagai dasar penyempurnaan langkah mitigasi serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan transportasi akibat faktor cuaca dan lingkungan.

Kementerian Perhubungan meminta seluruh operator menyusun rencana operasi yang memuat pengendalian risiko, kesiapan penanganan keadaan darurat, serta penyesuaian langkah apabila kondisi lapangan berubah sewaktu-waktu.

Melalui koordinasi lintas sektor dan penguatan mitigasi cuaca ekstrem, Kementerian Perhubungan menargetkan penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026/2027 berlangsung aman, selamat, dan memberikan kepastian layanan bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

35 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Sel...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.