Istana: Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Harus Diusut Tuntas
Minggu, 15 Mar 2026, 13:10 WIBJAKARTA - Staf Khusus Wakil Presiden Achmad Adhitya memastikan pemerintah akan mengusut tuntas peristiwa penyiraman yang diduga air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.
"Pemerintah akan mengusut tuntas tindakan kekerasan ini dan memastikan hal serupa tidak terjadi kembali," ucap Adhitya dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (15/3).
Adhitya menyampaikan tindakan kekerasan tersebut tidak boleh terjadi karena negara menjamin kebebasan penyampaian pendapat dan berkegiatan sebagai bagian dari demokrasi yang dilindungi oleh Undang-Undang.
"Saya mengutuk peristiwa penyiraman air keras kepada Andrie Yunus. Hal ini tidak boleh terjadi karena negara, sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, menjamin kebebasan penyampaian pendapat dan berkegiatan sebagai bagian dari demokrasi yang dijamin oleh Undang-Undang," ucapnya.
Dia menyebut Andrie Yunus berhak mendapatkan keadilan atas tindak kekerasan yang telah diterimanya.
Menurut Adhitya, negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan rasa keadilan sekaligus menjaga ruang demokrasi bagi seluruh pihak.
"Negara akan selalu bertanggung jawab memberikan rasa adil dan ruang demokrasi kepada semua pihak," pungkasnya.
Diketahui, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras hingga mengakibatkan luka pada bagian tangan dan kaki serta gangguan pada penglihatan.
Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie selesai melakukan rekaman siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang membahas topik militerisme dan uji materi Undang-Undang TNI.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, korban pada Kamis (12/3) malam sekitar pukul 23.37 WIB tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.
Dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor kemudian mendekati korban dan menyiramkan air keras sebelum melarikan diri.
Akibat serangan tersebut korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuh dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut.
Berita Terkait:
-
Hasil BRI Super League Hari Ini: Persik dan PSBS Biak Sama-Sama Raih Kemenangan, Semen Padang Kian Tenggelam di Zona Merah
-
TNI Apresiasi Peran Strategis Pers dalam Bela Negara
-
Tertekan di Madrid, Xabi Alonso Melatih Liverpool
-
Pemkab Pasaman Barat Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana
-
KEK Mekar Putih Didorong Masuk PSN, Kalsel Bidik Lonjakan Investasi
-
Penerima Beasiswa Harus Kembali Membangun Jakarta
-
Silfra Fissure, Rekahan Aktif Dua Benua yang Terus Melebar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.