- Home
-
- Megapolitan
-
- Penerima Beasiswa Harus Ke...
Penerima Beasiswa Harus Kembali Membangun Jakarta
Kamis, 27 Nov 2025, 01:05 WIBJAKARTA â Para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Program Magister (S2) dan Doktor (S3) dari Pemprov Jakarta diminta untuk kembali berkontribusi membangun Jakarta serta Indonesia setelah menyelesaikan studi. âPengetahuan dan keahlian yang Anda peroleh sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan kota, terutama sektor industri kreatif yang menjadi pilar pertumbuhan ekonomi Jakarta,â kata Wagub Jakarta, Rano Karno, saat memberikan pembekalan dan pesan inspiratif kepada para penerima beasiswa LPDP di Jakarta, Rabu.
Dalam kesempatan itu, Rano juga mengingatkan tentang tantangan studi yang akan dihadapi para penerima beasiswa LPDP di luar negeri. Dia pun menyatakan studi di luar negeri akan membawa tantangan besar. Ada perbedaan budaya, cara berpikir, hingga standar akademik yang ketat. Akan tetapi, pengalaman tersebut justru dapat menempa karakter dan memperkuat komitmen para penerima beasiswa LPDP untuk terus bangkit dalam situasi apa pun.
Menurut Rano, Indonesia tidak lahir dari ruang kosong, melainkan dari keberanian anak muda yang rela pergi jauh untuk belajar, jatuh, bangkit, dan terus mencari bentuk terbaik bagi bangsanya. Begitu pula penerima beasiswa LPDP. Mereka harus berangkat dengan rendah hati dan kembali dengan rasa tanggung jawab. Rano turut menyoroti tujuan LPDP dalam menanamkan integritas, nasionalisme, dan komitmen untuk mengabdi setelah studi, yang dinilainya bukan sebagai tujuan administratif semata, tetapi panggilan sejarah.
âGelar akademik akan bermakna ketika kembali menjadi cahaya bagi masyarakat,â tutur Rano. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh penerima beasiswa LPDP agar menjadikan rasa cinta Indonesia sebagai kompas dalam setiap langkah, terutama ketika menempuh studi di luar negeri. Lebih lanjut, dia menambahkan, Jakarta membuka kolaborasi dengan lulusan LPDP untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global.
Selama lima tahun terakhir, kata Rano, tercatat 19 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jakarta telah menempuh pendidikan melalui beasiswa LPDP di dalam dan luar negeri, di antaranya Australia, Inggris, dan Swedia.
20 Masinis LRT
Sementara itu, pembangunan Jakarta terus terjadi, termasuk dalam bidang transportasi. Untuk menunjang transportasi, PT LRT Jakarta sudah merekrut 20 masinis baru sebagai persiapan operasional LRT Jakarta rute 1B Velodrome RawamangunâManggarai bulan Agustus 2026. âKita mulai dari mempersiapkan hal-hal yang paling substansial dan membutuhkan waktu penyiapan yang paling lama. Salah satunya adalah mengenai SDM, khususnya masinis,â ujar Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen.Â
Dia mengatakan ini dalam sesi media briefing di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu. Roberto menjelaskan, masinis yang lolos seleksi itu telah mulai bekerja di kantor LRT Jabodebek sejak Juni 2025. Roberto menjelaskan, 20 masinis baru tersebut akan melengkapi komposisi masinis LRT Jakarta yang sudah ada. Selain itu, rekrutmen yang dilakukan lebih awal untuk mempersiapkan kompetensi teknis dan pencapaian jam operasional minimum para masinis baru.
Menurut Roberto, dibutuhkan pencapaian jam operasional agar masinis baru bisa menjadi pengemudi utama. âSeorang masinis tidak seperti sopir angkot atau bus yang setelah punya SIM bisa langsung mengemudi. Seorang masinis membutuhkan jam minimum sebelum bisa menjadi pengemudi utama. Ada ribuan jam teknis yang harus dilalui,â jelas Roberto.
Maka, jelas Roberto, sejak perekrutan, masinis-masinis baru tersebut sudah membantu mengoperasikan kereta sebagai asisten masinis untuk melansirkan kereta di depo dan sebagainya. âMereka belum boleh mengemudi penuh. Kita harapkan menjelang Agustus, jam teknis minimum tercapai sehingga mereka siap membawa kereta,â ujar Roberto. Operasional LRT Jakarta berbeda dengan LRT Jabodebek yang saat ini sudah secara otomatis atau tanpa masinis.
LRT Jakarta sendiri sudah beroperasi secara komersial untuk rute Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun sepanjang 5,8 kilometer. Rute ini sudah mulai beroperasi sejak 1 Desember 2019. Roberto menuturkan, saat ini jumlah penumpang LRT Jakarta mencapai kurang lebih 3.579 orang per hari. Dia menargetkan tahun ini, LRT Jakarta mampu mencapai 1,2 juta penumpang hingga akhir 2025.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
Warga antre mendapatkan takjil gratis di Bogor
-
Hari ke-7 Evakuasi Korban Longsor Banjarnegara, Tim SAR Gabungan Temukan Dua Jasad di Kedalaman 3 Meter
-
Pencarian Korban Pesawat ATR, Basarnas: Total Temuan 10 Kantong Paket
-
Ada 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
-
Rasakan Suasana Kuliah di Inggris Sambil Naik MRT Jakarta Lewat Kampanye Study UK
-
Pastikan Angkutan Laut Lebaran Aman dan Selamat, Ditjen Hubla Periksa Kelaiklautan Kapal Penumpang di Makassar
-
Dua Gol Cepat Pulisic Antar AC Milan ke Puncak Klasemen Serie A
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.