Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Berzakat melalui Baznas di Istana
📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 14:40 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming, serta para menteri Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (14/3). Pelaksanaan Zakat di Istana ini dikemas dalam tajuk "Zakat Menguatkan Indonesia.
Dikutip dari laman Kemenag RI, penyerahan Zakat Istana ini merupakan rangkaian dari sidang kabinet paripurna. Turut hadir jajaran Kabinet Merah Putih, Menag Nasaruddin Umar bersama para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, kepala badan, penasihat khusus presiden, hingga asisten khusus presiden.
Penyerahan zakat Presiden Prabowo diterima dan didoakan oleh Ketua Baznas Sodik Mudjahid. Menjadi bagian dari kewajiban amil untuk mendoakan para muzaki. Pelayanan Konter Zakat Istana hari ini telah terhimpun dana zakat lebih dari Rp3,8 miliar yang ditunaikan oleh 111 muzaki.
“Kita juga hari ini telah memberi contoh dengan kita memberikan zakat dan ini menunjukan lagi peran yang sangat penting dari Baznas,” ujar Presiden Prabowo saat membuka sidang kabinet paripurna, sesaat setelah menunaikan zakat bersama para menteri.
“Baznas ini, semua lembaga keuangan dan ekonomi dari semua organisasi keagamaan di Indonesia harus kita koordinasikan, dan kita konsolidasikan, dan kita tingkatkan kemampuannya dengan segala teknologi yang sudah ada supaya potensi ekonomi bangsa kita bisa kita kerahkan secara berarti, efisien, dan efektif,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Baznas Sodik Mudjahid, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya 'Zakat Istana' di bulan suci Ramadan yang menjadi momentum memperkuat gerakan zakat nasional.
“Saudara-saudara, Alhamdulillah hari ini, pada hari ke-23 Ramadan, kami seluruh jajaran Baznas menerima secara simbolis pembayaran zakat dari Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, serta seluruh jajaran kabinet. Hal ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami,” ucapnya.
Sodik juga menyampaikan, pada momentum Ramadan 2026, Baznas menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp515 miliar. Ini menjadi bagian dari target penghimpunan zakat melalui Baznas (pusat) sebesar Rp1,4 triliun pada 2026. Sementara untuk target nasional, pusat dan daerah, Baznas menargetkan pengelolaan zakat pada tahun ini mencapai Rp66 triliun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sodik menambahkan, pada momentum Ramadan 2026, pengumpulan zakat secara nasional diproyeksikan mencapai Rp6 triliun melalui sekitar 760 lembaga zakat yang terdiri dari Baznas dan LAZ di seluruh Indonesia.
Ia berharap keteladanan Presiden dan Wakil Presiden dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS dapat menginspirasi para pejabat negara, pelaku usaha, serta masyarakat luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah guna memperkuat kesejahteraan umat dan membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Sodik juga mengimbau kepada masyarakat untuk menunaikan zakat. “Istilah kami adalah zakat menolong umat, dan zakat adalah penolong di akhirat. Kami siap, Baznas siap, untuk menerima dan menyalurkan zakat kepada para mustahik sesuai dengan prinsip amanah dan ketentuan syariat,” ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!