Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenpar Minta Pemda Awasi Ketat Tarif Wisata di Pantai Anyer, Cegah Pungli dan “Getok Harga” Saat Libur Lebaran 2026

25 Jumat, 13 Mar 2026, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenpar Minta Pemda Awasi Ketat Tarif Wisata di Pantai Anyer, Cegah Pungli dan “Getok Harga” Saat Libur Lebaran 2026 Wamenpar Minta Pemda Awasi Ketat Tarif Wisata di Pantai Anyer, Cegah Pungli dan “Getok Harga” Saat Libur Lebaran 2026 Doc: Antara
Ket. Ilustrasi: Sejumlah wisatawan padati pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, beberapa waktu lalu.

Serang - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati meminta pemerintah daerah (pemda) memperketat pengawasan terhadap tarif masuk dan layanan di kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, guna mencegah praktik pungutan liar (pungli) dan aksi "getok harga" selama musim libur Lebaran 2026.

Hal tersebut ditegaskan Wamenpar Nu Luh Enik Emawati saat melakukan kunjungan kerja ke Pantai Florida, Cinangka, Kabupaten Serang, Jumat (13/3), untuk memastikan kesiapan destinasi wisata favorit tersebut dalam menghadapi lonjakan pengunjung.

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada pungli yang sering menjadi keluhan. Kami meminta perhatian dari provinsi maupun kabupaten agar tidak ada kenaikan tarif yang berlebih, sehingga wisatawan benar-benar merasa nyaman," ujarnya.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Menteri Pariwisata yang menginstruksikan seluruh pemda untuk mengawal dan mempersiapkan wilayahnya masing-masing menjelang periode libur panjang Lebaran dan Hari Raya Nyepi.

Wamenpar menekankan pentingnya pengawasan terhadap para pelaku usaha dan pengelola wisata agar tetap mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Hal ini krusial mengingat Pantai Anyer masih menjadi destinasi utama bagi wisatawan lokal maupun luar daerah, khususnya dari Jabodetabek.

Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Anas Dwi Satya menyatakan pihaknya telah menetapkan target kunjungan yang cukup signifikan untuk mendukung sektor pariwisata daerah.

"Target kunjungan kita per tahun sebesar 3,6 juta untuk tahun 2026. Khusus untuk momen libur Lebaran, mudah-mudahan ada sekitar 200 ribu sampai 300 ribu pengunjung yang berwisata ke wilayah Kabupaten Serang," kata Anas.

Pemerintah berharap dengan persiapan yang matang dan pengawasan harga yang ketat, sektor pariwisata daerah dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal tanpa memberatkan para pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.