Di Timur Indonesia, Maret Hadirkan Dua Perayaan: Sunyi Nyepi dan Takbir Lebaran
📅 Jumat, 13 Mar 2026, 11:07 WIB | Oleh: Yebdi TrismarHanya saja, keamanan tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Masyarakat sendiri harus menjadi penjaga pertama harmoni sosial.
Ketika warga saling memahami tradisi satu sama lain, potensi konflik akan berkurang secara alami. Sebaliknya, ketika rasa saling curiga berkembang, bahkan perbedaan kecil dapat memicu ketegangan.
Di sinilah pentingnya menjadikan momen Nyepi dan Idul Fitri sebagai ruang pembelajaran bersama. Dua hari raya ini sebenarnya memiliki pesan yang serupa, yakni pengendalian diri, introspeksi, dan memperbaiki hubungan dengan sesama.
Sunyi Nyepi mengajak manusia menenangkan diri dan merenung. Takbir Idul Fitri mengajak manusia bersyukur dan saling memaafkan. Jika dua nilai ini dipadukan, masyarakat justru memiliki peluang besar untuk memperkuat persaudaraan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Momentum Maret 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang dua perayaan yang berdekatan. Ia adalah cermin kedewasaan bangsa dalam merawat perbedaan.
Indonesia dibangun di atas keberagaman yang luas, dari bahasa hingga keyakinan. Harmoni tidak tercipta secara otomatis, tetapi melalui kesediaan untuk saling memahami dan menjaga ruang hidup bersama.
Ketika sunyi Nyepi dan gema takbir Idul Fitri dapat berjalan berdampingan dengan damai, di situlah makna Bhinneka Tunggal Ika menemukan wujudnya yang paling nyata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!