Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Info Mudik 2026: Polresta Cirebon Kerahkan 1.200 Personel dan Siapkan 11 Pos Pengamanan

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Info Mudik 2026: Polresta Cirebon Kerahkan 1.200 Personel dan Siapkan 11 Pos Pengamanan Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama (kiri) saat melepas personel gabungan untuk pengamanan arus mudik Lebaran di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (12/3).

CIREBON - Sebanyak 1.200 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah mulai bersiaga di sepanjang jalur mudik Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (12/3). 

Pengerahan pasukan besar-besaran ini menandai dimulainya Operasi Ketupat Lodaya untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Fokus pengamanan tidak hanya tertuju pada gerbang tol, tetapi juga pada puluhan titik putar balik (U-turn) di jalur arteri yang kerap menjadi titik simpul kemacetan saat mobilitas warga meningkat tajam.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat Kombes Pol Imara Utama di Cirebon, Kamis, mengatakan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait yang dilibatkan dalam pengamanan selama masa mudik Lebaran.

Ia menjelaskan pengerahan personel tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan, sebagai bentuk kesiapan seluruh unsur dalam mendukung kelancaran arus mudik di wilayah tersebut.

“Sebanyak 1.200 personel gabungan kami kerahkan, baik dari TNI, Polri, maupun instansi terkait. Personel akan mulai menempati pos masing-masing sesuai arahan pimpinan,” katanya.

Menurut dia, para personel dijadwalkan sudah mulai menempati pos pengamanan pada 13 Maret 2026 untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Polresta Cirebon menyiapkan sebanyak 11 pos pengamanan, yang tersebar di sejumlah titik strategis guna mendukung pelayanan kepada para pemudik.

Ia mengatakan pos tersebut terdiri atas pos pelayanan, pos pengamanan, serta satu pos terpadu yang berada di KM 188 yang berkolaborasi dengan Korlantas Polri dan instansi terkait lainnya.

Imara menyebutkan puncak arus mudik diperkirakan terjadi secara bertahap dalam beberapa gelombang, dengan estimasi awal mulai terlihat pada 14 Maret 2026.

Namun demikian, pihaknya masih terus memantau kondisi arus lalu lintas baik di jalur arteri maupun jalan tol sebelum menerapkan rekayasa lalu lintas tertentu.

“Untuk rekayasa seperti one way di jalan tol merupakan kewenangan Korlantas Polri, sehingga kami menunggu arahan dari pimpinan sesuai jumlah kendaraan yang melintas,” ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga akan mengatur lalu lintas di sejumlah titik putar balik atau U-turn yang berpotensi menimbulkan kemacetan saat arus mudik meningkat.

Ia menyebutkan terdapat sekitar 30 titik U-turn di wilayah Kabupaten Cirebon, yang berpotensi ditutup secara situasional apabila terjadi kepadatan kendaraan.

“Penutupan tersebut tidak dilakukan secara permanen dan akan menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Veda Ega Start di Posisi Kesembilan di Moto3 Hungaria 2026

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.