Kesal Diduga Jual Obat Keras, OTK Serang Tiga Toko Obat di Pasar Rebo
📅 Selasa, 10 Mar 2026, 15:56 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Instagram/@info.jakartatimur
JAKARTA -- Sekelompok orang tak dikenal (OTK) menyerang tiga toko obat keras di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur, akibat kesal terhadap dugaan aktivitas penjualan obat keras tanpa izin di lokasi tersebut.
"Tiga toko obat keras di wilayah Pasar Rebo diserang orang tak dikenal," kata Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya di Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa.
Menurut dia, kios-kios tersebut awalnya disewakan untuk usaha lain, seperti penjualan kosmetik, perangkat telepon seluler serta kebutuhan rumah tangga, seperti tisu.
Namun, dalam praktiknya diduga disalahgunakan untuk menjual obat keras tanpa izin.
"Awalnya, lokasi itu dipergunakan untuk usaha kosmetik, perangkat HP (handphone/telepon genggam) dan tisu. Tapi, kemudian disalahgunakan untuk menjual obat-obatan keras," jelas Wayan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peristiwa penyerangan dengan petasan oleh orang tak dikenal itu terjadi pada Sabtu (7/3) malam.
Toko tersebut berada di Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan PT Meiyume, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Tindakan pemuda yang menembaki toko obat dengan petasan itu viral di media sosial Instagram @infocibubur._ dan @info.jakartatimurr.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelaku penembak itu mengendarai sepeda motor dan berhenti sambil menyulutkan petasan yang kemudian diarahkan ke toko tersebut.
Salah satu pengendara sepeda motor yang sedang membeli harus menghindar ketika melihat petasan mengarah ke dirinya.
Tembakan pertama masuk ke dalam toko hingga meledak. Pemilik toko hanya bisa menunduk ketika diserang dengan tembakan oleh orang tak dikenal.
Tindakan pemuda itu dapat memicu kebakaran dari percikan api kembang api bila mengenai bahan mudah terbakar di dalam toko.
Dari suara video itu, terdengar penembakan itu terjadi lantaran pelaku kesal karena toko obat tersebut belum juga tutup.
Orang yang merekam kejadian itu pun menduga toko obat itu di-backup oleh oknum aparat sehingga masih tetap berjualan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!