Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Catat 20 Gempa Kecil Terjadi Sejumlah Wilayah di Indonesia Sejak Selasa Dinihari

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 08:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Catat 20 Gempa Kecil Terjadi Sejumlah Wilayah di Indonesia Sejak Selasa Dinihari Doc: ANTARA
Ket. Seismograf

BOGOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 mengguncang sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari, namun belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa.

Data BMKG yang dipantau ANTARA dari Bogor menunjukkan gempa terjadi antara pukul 00.44.43 WIB hingga 05.15.14 WIB dan tersebar di beberapa wilayah perairan serta daratan Indonesia.

Wilayah yang tercatat mengalami aktivitas gempa antara lain perairan Sumbawa, Laut Banda, Flores, Halmahera, Sumatera Selatan, selatan Pulau Jawa, serta Papua Barat.

Salah satu gempa terbesar pada periode tersebut berkekuatan magnitudo 4,1 yang terjadi di Laut Banda pada pukul 01.13.28 WIB.

BMKG mencatat gempa tersebut berlokasi pada koordinat 7,08 derajat Lintang Selatan (LS) dan 129,99 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman mencapai 182 kilometer di bawah permukaan laut.

Gempa lainnya juga tercatat mengguncang wilayah selatan Pulau Jawa pada pukul 05.15.14 WIB. Gempa di selatan Jawa tersebut memiliki magnitudo 2,9 dan berada pada kedalaman sekitar 19 kilometer. Lokasi gempa itu berada pada koordinat 9,67 derajat LSdan 113,02 derajat BT di wilayah perairan selatan Jawa.

Selain dua gempa tersebut, BMKG juga mencatat sejumlah gempa kecil lainnya dengan magnitudo berkisar antara 2,2 hingga 3,1 di berbagai wilayah Indonesia.

Gempa kerap terjadi di Indonesia karena berada di jalur Cincin Api Pasifik yang dikenal memiliki aktivitas gempa bumi dan vulkanik tinggi.

Zona ini merupakan kawasan yang membentang dari wilayah Asia Timur hingga Amerika yang ditandai dengan aktivitas tektonik intensif.

Pertemuan lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik menyebabkan wilayah Indonesia kerap mengalami gempa bumi.

Sebagian besar gempa yang terjadi di kawasan ini berasal dari aktivitas subduksi lempeng maupun pergerakan sesar aktif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.