Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Singkawang Gencar Bedah Rumah, 600 Hunian Disulap Jadi Layak, Cek Apakah Anda Masuk Daftar Penerima?

📅 Senin, 09 Mar 2026, 18:05 WIB | Oleh:
Singkawang Gencar Bedah Rumah, 600 Hunian Disulap Jadi Layak, Cek Apakah Anda Masuk Daftar Penerima? Doc: ANTARA/Narwati
Ket. Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin meninjau pelaksanaan program rumah layak huni di Singkawang, Senin (9/3).

SINGKAWANG - Pemerintah Kota Singkawang terus mengakselerasi transformasi hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

Hingga Senin (9/3), tercatat sebanyak 600 unit rumah di lima kecamatan telah berhasil direnovasi berkat kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan pusat. Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin menegaskan bahwa intervensi senilai Rp20 juta per rumah ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan upaya mendasar untuk meningkatkan standar kesehatan dan kesejahteraan keluarga, sekaligus mengejar target pemenuhan hunian layak bagi ribuan warga yang masih masuk dalam daftar tunggu.

“Secara keseluruhan program bantuan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni menjadi layak huni berjumlah sekitar 600 rumah yang tersebar di lima kecamatan di Kota Singkawang,” kata dia saat meninjau pelaksanaan program tersebut, di Singkawang, Senin.

Ia menjelaskan program tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat melalui aspirasi Anggota DPR RI Komisi V Boyman Harun yang disalurkan melalui program perumahan.

Menurut dia, program peningkatan kualitas rumah tersebut telah berjalan selama sekitar enam tahun dan secara bertahap membantu masyarakat yang rumahnya belum memenuhi standar kelayakan huni.

Pemerintah daerah masih mencatat terdapat ribuan rumah di Singkawang yang belum memenuhi standar rumah layak huni sehingga program perbaikan rumah akan terus dilakukan secara bertahap.

Selain itu, program tersebut juga mendapat dukungan dari unsur legislatif daerah, salah satunya melalui aspirasi Wakil Ketua DPRD Singkawang Mubarak Abdullah Said Babatin.

Muhammadin menilai program perbaikan rumah tidak layak huni tidak hanya meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat, tetapi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan kondisi kesehatan keluarga penerima manfaat.

Ia mengatakan pemerintah daerah juga telah memperoleh persetujuan untuk tambahan pembangunan 100 rumah pada tahun ini.

Menurut dia, bantuan yang diberikan kepada penerima manfaat disalurkan langsung kepada kelompok pemilik rumah dalam bentuk material bangunan maupun dana untuk upah tenaga kerja.

Setiap rumah, kata dia, memperoleh bantuan dengan nilai sekitar Rp20 juta yang digunakan untuk memperbaiki kondisi rumah agar memenuhi standar kelayakan huni.

“Program ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas tempat tinggal sehingga rumah yang sebelumnya tidak layak dapat menjadi lebih sehat dan nyaman untuk dihuni,” kata Muhammadin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.