Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Pangan Dorong Percepatan Swasembada Garam 2027

📅 Senin, 09 Mar 2026, 16:59 WIB | Oleh:

“Mayoritas tambak garam rakyat masih mengandalkan evapotranspirasi dari panas matahari. Ketika musim hujan atau terjadi anomali iklim, produksi dapat terganggu sehingga pasokan menjadi kurang konsisten,” ujar Eliza.

Selain faktor produksi, ia menilai kualitas garam domestik juga masih menjadi tantangan karena kandungan natrium klorida (NaCl) pada sebagian produksi garam nasional masih berada di bawah standar kebutuhan industri.

“Garam domestik kandungan NaCl-nya sekitar 87–94 persen, sementara standar industri biasanya minimal 97 persen,” ungkapnya.

Menurut dia, pembangunan fasilitas pengolahan di sentra produksi seperti Rote dan Gresik menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah garam nasional.

“Jika di daerah tersebut dibangun fasilitas produksi modern seperti washing plant dan refinery, garam yang sebelumnya hanya layak untuk konsumsi rumah tangga dapat ditingkatkan menjadi garam industri,” tutur Eliza.

Ia menambahkan penguatan fasilitas pengolahan menjadi penting agar produksi garam domestik dapat lebih memenuhi standar industri.

Eliza juga menilai penerapan teknologi produksi modern berpotensi meningkatkan kualitas dan produktivitas garam nasional, meskipun memerlukan investasi yang cukup besar.

“Karena itu, diperlukan skema pembiayaan yang memungkinkan, seperti kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta,” ucapnya.

Ia kemudian menekankan pentingnya pendampingan terhadap petambak garam rakyat agar mampu meningkatkan kualitas produksi melalui penerapan teknologi, akses pembiayaan, serta integrasi dengan industri pengolahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

17 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.