Kapolresta Malang Kota Jamin Stok BBM Aman Jelang Lebaran 2026, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
📅 Senin, 09 Mar 2026, 20:12 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ananto Pradana
MALANG - Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Malang Kota memberikan jaminan keamanan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat di wilayah setempat di tengah merebaknya isu gangguan energi global.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur menunjukkan stok BBM dalam kondisi mencukupi, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
Langkah preventif ini dilakukan guna menjaga stabilitas ekonomi dan ketenangan publik, khususnya dalam menyambut arus mudik Lebaran 2026 serta memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap berjalan lancar tanpa kendala.
"Kami sudah bekerja sama dengan Pemkot Kota Malang untuk memantau stok (BBM) yang dihitung aman dan masyarakat tidak perlu kekhawatiran," kata Putu.
"Panic buying" atau pembelian secara berlebihan BBM belakangan muncul di beberapa daerah, salah satunya di Aceh. Fenomena ini terjadi seiring berkembangnya isu gangguan pasokan energi imbas pecahnya peperangan antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Putu pun kembali mengingatkan kepada warga Kota Malang bahwa ketersediaan pasokan BBM dalam kondisi yang aman, termasuk untuk kebutuhan menjelang berlangsungnya arus mudik Lebaran 2026.
"Jangan sampai panic buying karena memicu situasi yang tidak terkendali," ujar dia.
Di tempat yang sama, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan pemantauan terhadap pasokan BBM yang telah dilakukan selaras dengan arahan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk mencegah keresahan publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi serupa, kata dia, juga berlaku untuk ketersediaan elpiji masih cukup untuk kebutuhan masyarakat.
"Tolong disampaikan kepada masyarakat semuanya masih aman. Kemudian untuk bahan pokok kami sudah menyiapkan intervensi apabila ada kenaikan yang tidak wajar," kata Wahyu.
Berdasarkan keterangan dari Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus (Jatim, Bali, Nusantara Tenggara) menyatakan ketahanan energi di wilayah Jawa Timur dipastikan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah/2026 Masehi.
"Pendistribusian BBM ke lembaga penyalur sejauh ini tetap berjalan lancar dan tanpa kendala," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!