BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Masjid dan RT/RW Lindungi Pekerja Informal

Senin, 09 Mar 2026, 11:04 WIB

JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan memperkuat pendekatan berbasis komunitas untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal melalui kolaborasi dengan pengurus lingkungan RT/RW dan komunitas masjid.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, dalam keterangannya pada Senin (09/3), mengatakan pendekatan komunitas dilakukan agar layanan jaminan sosial semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

Ket. Foto: Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, secara simbolis menyerahkan simbolis kartu kepesertaan di Perumahan Eramas 2000, Jakarta Timur, Minggu (8/3/2026). — Sumber: ANTARA

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa layanan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya tersedia di kantor layanan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui pendekatan jemput bola agar semakin banyak pekerja dapat terlindungi,” ujar Saiful dalam kegiatan penyerahan simbolis kartu kepesertaan di Perumahan Eramas 2000 Jakarta Timur, Minggu (08/3).

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan program Jaminan Kematian (JKM) masing-masing sebesar Rp42 juta kepada tiga ahli waris peserta yang meninggal dunia.

Saiful menjelaskan pendekatan komunitas menjadi strategi penting karena banyak pekerja informal berada di lingkungan sosial terdekat seperti tetangga, pedagang, maupun pengurus lingkungan.

“Seringkali tanpa kita sadari orang-orang di sekitar kita masih rentan dan belum terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena itu perlindungan pekerja bisa dimulai dari lingkungan terdekat dengan saling mengingatkan dan mengajak agar semakin banyak pekerja ikut terlindungi,” katanya.

Ia menambahkan komunitas seperti lingkungan RT/RW dan kegiatan di masjid menjadi simpul penting dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja.

Adapun santunan JKM tersebut diberikan kepada ahli waris almarhum Suswoyo dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Duren Sawit, almarhum Hadi Alamsyah pengurus RT/RW Kelurahan Pondok Kelapa, serta almarhumah Ratna yang berprofesi sebagai pedagang.

Saiful juga mengajak para pekerja memanfaatkan kebijakan pemerintah yang memberikan keringanan iuran bagi peserta bukan penerima upah (BPU).

“Pemerintah telah memberikan keringanan iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi peserta BPU melalui PP Nomor 50 Tahun 2025. Momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan pekerja untuk memperoleh perlindungan dengan iuran yang terjangkau namun manfaatnya besar,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan yang menggandeng komunitas masyarakat untuk memperluas perlindungan pekerja.

“Pemerintah Jakarta Timur memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan masyarakatnya lebih terlindungi di masa depan. Kami mengapresiasi pendekatan BPJS Ketenagakerjaan melalui komunitas seperti masjid dan lingkungan RT/RW,” katanya.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperluas sehingga semakin banyak pekerja terlindungi dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kota Jakarta Timur, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, jajaran direksi BPJS Ketenagakerjaan, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta pengurus RT dan RW setempat.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.