Kuwait, Arab Saudi, dan Qatar Kompak Cegat Drone serta Rudal Iran
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 16:15 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Sana
JAKARTA - Kuwait, Arab Saudi, dan Qatar melaporkan berhasil mencegat serangan pesawat tak berawak dan rudal yang diluncurkan Iran ke wilayah mereka pada Minggu. Ketiga negara Teluk tersebut menyatakan tidak ada korban jiwa akibat insiden yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Pemerintah Kuwait menyatakan sistem pertahanan udara negara itu berhasil mencegat sejumlah pesawat tak berawak yang memasuki wilayahnya. Serangan tersebut menargetkan fasilitas penting termasuk tangki bahan bakar di Bandara Internasional Kuwait.
Kementerian Pertahanan Kuwait menjelaskan bahwa total tujuh drone berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara di wilayah utara dan selatan negara itu. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan material terbatas tanpa menimbulkan korban jiwa.
Pihak berwenang menyebut sistem pertahanan udara Kuwait bekerja secara efektif untuk mencegah kerusakan yang lebih besar. Pemerintah juga menyatakan situasi keamanan di negara tersebut tetap berada dalam kendali otoritas militer.
Arab Saudi juga melaporkan insiden serupa ketika sejumlah drone Iran memasuki wilayah udara negara tersebut. Sistem pertahanan udara kerajaan segera melakukan pencegatan terhadap objek yang terdeteksi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kantor Berita Saudi mengutip juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi yang menyebut delapan drone berhasil ditembak jatuh setelah memasuki wilayah udara Saudi. Selain itu, tujuh drone lainnya berhasil dicegat di wilayah timur ibu kota Riyadh.
"Pertahanan udara berhasil menembak jatuh delapan drone setelah memasuki wilayah udara Saudi," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki.
Sementara itu, Qatar juga melaporkan sistem pertahanan udaranya berhasil menggagalkan serangan rudal yang menargetkan wilayah negara tersebut. Serangan tersebut dilaporkan melibatkan rudal balistik serta rudal jelajah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan Angkatan Bersenjata Qatar berhasil mencegat dan menghancurkan enam rudal balistik serta dua rudal jelajah. Sistem pertahanan negara itu disebut bekerja cepat untuk menghindari kerusakan lebih luas.
Selain itu, dua rudal balistik lainnya dilaporkan jatuh di perairan teritorial Qatar. Dua rudal lainnya mendarat di wilayah yang tidak berpenghuni sehingga tidak menimbulkan korban.
Insiden serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah. Sejak 28 Februari, terjadi serangkaian aksi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di satu pihak serta Iran di pihak lain.
Ketegangan tersebut juga diwarnai dengan serangan rudal dan drone Iran yang menargetkan sejumlah negara di kawasan Teluk. Beberapa laporan menyebut serangan serupa juga menyasar wilayah Yordania dan Irak.
Situasi keamanan di kawasan tersebut masih terus dipantau oleh berbagai negara dan organisasi internasional. Negara-negara Teluk meningkatkan kesiapsiagaan militer untuk mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!