Hujan Deras, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Permukiman Warga Kebon Pala Jaktim
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 09:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Banjir dengan ketinggian satu meter lebih merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (08/3) pagi.
"Pagi ini, air sudah mencapai sekitar 125–150 sentimeter (cm), naik terus airnya," kata warga RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Joni (38) di Jakarta Timur, Minggu (08/3).
Joni menyebut air mulai naik sejak sejak Sabtu (07/3) sekitar pukul 22.00 WIB dan terus bertambah hingga pagi hari sehingga rumah-rumah warga yang berada di wilayah rendah, terendam.
"Dari Sabtu, setelah pukul 16.00 WIB, airmulai naik , tapi pukul 22.00 WIB itu semakin naik sampai pagi ini," ujar Joni.
Banjir setinggi hampir dua meter tersebut merendam perabotan rumah tangga, kendaraan, serta memutus akses jalan lingkungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Joni, ketinggian air masih berpotensi bertambah apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dan durasi panjang.
"Masih bisa naik lagi banjir, karena dari semalam hujan deras dan lama," ucap Joni.
Meski ketinggian air cukup signifikan, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi atau bertahan di rumah masing-masing dengan menempati lantai dua.
Sebaiknya Anda baca juga:
Banjir yang merendam kawasan langganan tersebut mengakibatkan aktivitas warga terganggu.
Hingga kini, warga masih menunggu air surut sambil memantau perkembangan kondisi banjir.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian wilayah DKI Jakarta hujan ringan hingga disertai petir pada Minggu pagi hingga malam.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 39 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan di Jakarta, terendam banjir akibat hujan deras di wilayah tersebut.
"Banjir terjadi akibat hujan deras di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu sampai dengan Minggu," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan.
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!