Bupati Serang Tinjau Rumah Roboh di Ciruas, Pastikan Korban Dapat Penanganan Medis
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Serang - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau kediaman korban rumah roboh di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas guna memastikan jaminan penanganan medis terhadap korban luka dalam kejadian itu.
"Kami hadir untuk menyampaikan duka mendalam secara pribadi maupun atas nama pemerintah daerah. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan korban yang dirawat mendapatkan penanganan medis yang optimal," ujar dia di Serang, Provinsi Banten, Sabtu (7/3).
Insiden yang terjadi pada Kamis (5/3) malam tersebut mengakibatkan seorang warga, Umayah (46), meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan, sedangkan putranya, Uktira (17), hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina.
Terkait dengan pembiayaan pengobatan, ia menjelaskan saat ini masih menggunakan fasilitas BPJS dari perusahaan tempat almarhumah bekerja, yakni PT Nikomas.
Namun, ia menegaskan pemerintah daerah siap mengambil alih tanggung jawab tersebut jika diperlukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jika nanti kepesertaan BPJS-nya sudah tidak aktif maka pemerintah kabupaten yang akan menanggung seluruh biaya pengobatannya," katanya.
Dalam kunjungan tersebut, ia juga mengevaluasi penyebab roboh bangunan yang dipicu struktur bangunan tua dan rapuh, diperparah oleh cuaca ekstrem.
Ia menginstruksikan jajaran pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan pendataan ulang rumah tidak layak huni (RTLH) dengan pengecekan langsung ke dalam struktur bangunan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Program RTLH harus diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti lansia miskin, penyandang disabilitas, serta kepala keluarga perempuan yang kurang mampu," kata Zakiyah, sapaan akrabnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana menyatakan segera membangun kembali rumah korban melalui program RTLH dengan alokasi anggaran sekitar Rp50 juta.
"Rencananya akan kami bangun kembali dengan tipe antara 28 sampai 36. Kami juga akan memperketat asesmen terhadap bangunan-bangunan tua di wilayah Ciruas, Kragilan, dan Lebakwangi agar kejadian serupa tidak terulang," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!